bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 13:29 WIB

Pendeta di Detroit Pukul Pengemudi Remaja yang Coba Kabur dari Kecelakaan

Redaksi 04 Juni 2026 13 views
Pendeta di Detroit Pukul Pengemudi Remaja yang Coba Kabur dari Kecelakaan
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, seorang pendeta di Detroit terpaksa menggunakan tinjunya untuk menghentikan seorang pengemudi remaja yang mencoba melarikan diri dari lokasi kecelakaan pada Senin malam. Pendeta tersebut menyebut kejadian itu sebagai "hari biasa di D" (Detroit).

Menurut laporan Fox 2 Detroit, insiden bermula ketika seorang pengemudi berusia 18 tahun menabrak kendaraan lain. Reverend Canon Jean-Baptiste Commins, yang berada di luar gerejanya di dekat lokasi, mendengar suara decitan ban dan tabrakan. Ia segera mendatangi tempat kejadian setelah mendengar teriakan agar menghentikan seorang pemuda yang berlari menjauh dari lokasi kecelakaan hanya dengan satu sepatu.

Commins mengaku instingnya mendorongnya untuk mengejar remaja tersebut. Mengenakan jubah pendeta lengkap, Commins berhasil menangkap dan memegang remaja berusia 18 tahun itu, yang berusaha keras untuk melawan.

"Jadi saya terpaksa, sayangnya, memberinya beberapa pukulan," ujar Commins kepada Fox 2. "Tangan saya sedikit sakit – tidak ada yang serius – tetapi memastikan tidak ada ancaman." Video dari laporan televisi menunjukkan tangan Commins dengan dua jari yang dibebat dan buku-buku jarinya yang lecet akibat pukulan.

Commins kemudian meminta bantuan salah satu anggota jemaat gerejanya untuk menahan remaja yang sudah berhasil diamankan, sementara ia sendiri memeriksa wanita yang terluka di mobil lain yang terlibat kecelakaan. Ia mendampingi wanita tersebut hingga petugas medis tiba di lokasi. Wanita itu dilaporkan mengalami luka yang tidak mengancam jiwa.

Remaja berusia 18 tahun itu ditangkap bersama tiga orang lainnya yang diduga terlibat. Kepolisian Detroit juga menduga mobil yang mereka kendarai adalah kendaraan curian. Jalopnik telah menghubungi Departemen Kepolisian Detroit pada Rabu untuk mendapatkan pembaruan, namun belum ada informasi baru yang dilaporkan karena investigasi masih berlangsung.

Bagi Commins, selain jari yang dibebat dan buku-buku jari yang lecet, malam Seninnya kembali ke tugas yang tidak terlalu membebani secara fisik, yaitu berdoa dan makan malam bersama komunitas.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.