bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Peningkatan Ancaman Siber Dorong Perusahaan Perketat Pengelolaan Perangkat Digital

Redaksi 23 Juli 2026 11 views
Peningkatan Ancaman Siber Dorong Perusahaan Perketat Pengelolaan Perangkat Digital
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, lonjakan ancaman siber di Indonesia telah mendorong sektor bisnis untuk memperketat pengelolaan perangkat kerja digital karyawan. Langkah ini bertujuan untuk memusatkan pemantauan seluruh perangkat, mulai dari komputer hingga ponsel pintar, guna menjaga keamanan data dan kepatuhan terhadap regulasi.

Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menunjukkan adanya sekitar 5,5 miliar insiden siber pada tahun 2025, dengan tren yang terus berlanjut pada awal 2026 yang mencatat tambahan sekitar 1,52 miliar insiden.

Menyikapi fenomena ini, penyedia solusi pengelolaan perangkat (endpoint management) Hexnode menjalin kemitraan dengan Ingram Micro sebagai distributor resmi di Indonesia. Kemitraan ini dirancang untuk memperluas jangkauan solusi pengelolaan perangkat bagi mitra bisnis dan pelanggan korporasi di Indonesia.

Presiden Direktur Ingram Micro, Mulia Dewi Karnadi, menyatakan bahwa kolaborasi ini akan meningkatkan kemampuan lokal dalam mendukung integrasi sistem bagi pelanggan. "Dengan adanya Hexnode dalam portofolio kami, kami dapat membantu reseller dan pengintegrasi sistem mengembangkan layanan terkelola yang lebih kuat serta menciptakan peluang pendapatan berulang di bidang pengelolaan endpoint," ujar Mulia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/7).

Ia menambahkan bahwa dukungan teknis, integrasi solusi, dan strategi pemasaran bersama diharapkan dapat mengakselerasi adopsi sistem manajemen perangkat modern di Indonesia. Melalui kemitraan ini, berbagai organisasi di Indonesia akan memiliki akses yang lebih luas ke platform pengelolaan endpoint terpadu (unified endpoint management) Hexnode, yang akan didistribusikan melalui jaringan reseller, system integrator, dan managed service provider Ingram Micro.

Kedua perusahaan berkomitmen untuk membantu bisnis dalam menyederhanakan pengelolaan perangkat, memperkuat keamanan, mematuhi regulasi seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta meningkatkan efisiensi operasional di tengah lingkungan IT yang semakin terdistribusi. Solusi manajemen endpoint dari Hexnode diklaim dapat membantu organisasi mengelola beragam perangkat kerja, termasuk komputer, smartphone, tablet, dan perangkat operasional lainnya, dari satu platform terpusat.

Keith O'Leary, Enterprise Sales Director ASEAN Hexnode, menyatakan, "Bersama-sama, kami memperkuat komitmen kami untuk pasar Indonesia dan memberdayakan bisnis melalui solusi pengelolaan endpoint kelas dunia."


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.