bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 08:27 WIB

Perangkat Penghemat BBM Murah Tak Efektif, Modifikasi Mesin dan Perubahan Gaya Mengemudi Lebih Berdampak

Redaksi 21 Mei 2026 18 views
Perangkat Penghemat BBM Murah Tak Efektif, Modifikasi Mesin dan Perubahan Gaya Mengemudi Lebih Berdampak
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, seiring melonjaknya harga bahan bakar, banyak konsumen mencari cara untuk mengurangi biaya operasional kendaraan. Namun, sebuah pengujian yang dilakukan Project Farm di YouTube menunjukkan bahwa perangkat penghemat bahan bakar murah yang banyak dijual di pasaran, seperti Fuel Shark, OBD2 Cats, atau 2G Fuel Saver, tidak memberikan hasil yang signifikan. Perangkat ini seringkali hanya berupa plastik bekas dan tidak memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Menurut temuan Project Farm, efisiensi bahan bakar terbaik justru dicapai saat kendaraan tidak menggunakan perangkat tambahan tersebut. Jika memang ingin meningkatkan efisiensi, investasi yang lebih besar diperlukan untuk modifikasi performa mesin yang bertujuan meningkatkan aliran udara. Tiga modifikasi yang terbukti efektif adalah sistem knalpot high-flow, sistem cold air intake (intake udara dingin) berukuran besar, dan ECU tuner yang diatur khusus untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Dalam pengujiannya, Project Farm menggunakan Chevrolet Suburban berusia 319.000 mil dengan konsumsi bahan bakar dasar 17,06 mil per galon (MPG). Setelah menginstal modifikasi peningkatan aliran udara senilai 513 dolar AS, konsumsi bahan bakar meningkat menjadi 17,74 MPG. Dengan harga bensin rata-rata nasional 4,51 dolar AS per galon, penghematan biaya per mil hanya sekitar satu sen, yang berarti dibutuhkan lebih dari 50.000 mil untuk mengembalikan biaya modifikasi.

Untuk memaksimalkan hasil, Project Farm kemudian menambahkan Superchips tuner seharga 461 dolar AS untuk mengoptimalkan ECU. Dengan total biaya modifikasi mencapai 974 dolar AS, konsumsi bahan bakar melonjak lebih dari satu MPG menjadi 18,78 MPG. Penghematan biaya per mil menjadi sekitar 24 sen, dan waktu pengembalian investasi berkurang menjadi sekitar 40.750 mil.

Peningkatan terbesar dalam efisiensi bahan bakar dicapai melalui penyesuaian gaya mengemudi. Dengan mengisi ban sesuai tekanan maksimum untuk mengurangi hambatan gelinding dan menurunkan kecepatan pengujian jalan raya dari 70 mil per jam menjadi 63 mil per jam, Suburban mampu mencapai 20,39 MPG. Hal ini menurunkan biaya bahan bakar per mil menjadi 22,11 sen.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.