bytedaily - Menurut laporan jalopnik.com, profesi pengemudi truk di Amerika Serikat dapat menjadi karier yang stabil dan menguntungkan, namun membutuhkan pemahaman mendalam tentang jenis lisensi yang diperlukan. Salah satu hal terpenting yang perlu diketahui calon pengemudi truk adalah perbedaan antara lisensi pengemudi komersial (CDL) Kelas A, Kelas B, dan Kelas C.
Lisensi Kelas C merupakan yang paling mudah diperoleh. Lisensi ini diperuntukkan bagi kendaraan yang lebih kecil dengan berat kotor kendaraan (GVWR) 26.000 pound atau kurang, yang dirancang untuk mengangkut 16 orang atau lebih. Umumnya, lisensi ini digunakan untuk bus pesta, bus sekolah, dan van besar. Lisensi Kelas C juga diperlukan bagi siapa saja yang ingin mengangkut bahan berbahaya. Untuk memenuhi syarat, usia minimal adalah 18 tahun untuk mengemudi di dalam negara bagian, dan 21 tahun untuk melintasi batas negara bagian.
Selanjutnya, lisensi Kelas B diperuntukkan bagi pengemudi yang ingin mengoperasikan kendaraan yang lebih besar dengan GVWR lebih dari 26.000 pound, namun trailer yang ditarik tidak boleh melebihi 10.000 pound. Lisensi ini umumnya digunakan untuk truk boks besar, truk lurus, bus besar (termasuk bus sekolah, bus kota, dan bus wisata), serta truk dump. Lisensi jenis ini biasanya untuk pengiriman lokal atau rute tertentu, tanpa menarik trailer besar.
Bagi mereka yang bercita-cita mengemudikan truk besar di jalan raya, lisensi Kelas A adalah yang paling sesuai. Lisensi ini dianggap sebagai tingkatan tertinggi dari lisensi komersial dan memungkinkan pemegangnya untuk mengoperasikan hampir semua jenis kendaraan di jalan. Lisensi Kelas A juga merupakan yang tersulit dan termahal untuk didapatkan. Dengan lisensi Kelas A, seseorang dapat mengemudikan kendaraan dengan GVWR lebih dari 26.001 pound sambil menarik trailer yang beratnya lebih dari 10.000 pound.
Keuntungan memiliki lisensi Kelas A adalah pemegangnya juga berhak mengemudikan kendaraan komersial apa pun yang termasuk dalam peringkat Kelas B. Selain itu, terdapat berbagai jenis sertifikasi tambahan (endorsements) yang dapat diperoleh, seperti sertifikasi H untuk mengangkut bahan berbahaya, N untuk mengangkut tangki cair, T untuk kendaraan dengan gandengan ganda atau tiga, dan X untuk kombinasi semua sertifikasi tersebut.
Untuk mendapatkan CDL, calon pengemudi harus lulus pemeriksaan latar belakang yang mencakup catatan mengemudi selama 10 tahun terakhir di seluruh 50 negara bagian, serta menunjukkan kelayakan medis. Mereka juga wajib menyelesaikan Pelatihan Pengemudi Tingkat Awal yang diwajibkan oleh pemerintah federal di sekolah bersertifikat. Setelah lulus tes tertulis dan keterampilan, pemohon akan mendapatkan Izin Belajar Komersial (CLP). Tes keterampilan akhir baru dapat diikuti setelah memegang CLP selama 14 hari. Beberapa negara bagian akan langsung menerbitkan CDL setelah lulus tes, sementara yang lain akan mengirimkannya melalui pos.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.