bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan informasi terkini mengenai negara-negara yang akan berpartisipasi dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Pernyataan ini bertujuan untuk mengklarifikasi rumor mengenai pembagian grup yang beredar di media sosial.
Menurut Erick, format turnamen dan daftar tim peserta secara keseluruhan masih dalam proses pembahasan dan finalisasi dengan FIFA. Ia menyatakan bahwa negosiasi terkait kontrak tuan rumah masih berjalan, dan kepastian mengenai slot pertandingan masih menunggu pengumuman resmi dari FIFA yang diharapkan dalam satu atau dua hari ke depan.
Sebelumnya, beredar informasi mengenai drawing FIFA ASEAN Cup yang menempatkan Timnas Indonesia bersama India, Malaysia, dan Singapura di Grup A, sementara Grup B diisi oleh Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Namun, kabar tersebut menjadi simpang siur menyusul adanya informasi bahwa India batal berpartisipasi.
Selain itu, terdapat pula informasi mengenai divisi kedua turnamen yang akan diikuti enam negara dengan Hong Kong sebagai tuan rumah. Grup A divisi kedua akan mempertemukan Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B akan dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Erick Thohir menegaskan bahwa FIFA ASEAN Cup adalah program resmi yang sepenuhnya dikontrol oleh FIFA, bukan inisiatif lokal PSSI atau negara. Oleh karena itu, pengesahan akhir mengenai kepesertaan dan regulasi teknis menjadi kewenangan FIFA. Ia menambahkan bahwa turnamen ini merupakan event FIFA terbesar setelah Piala Dunia.
Turnamen perdana yang diselenggarakan oleh FIFA ini dijadwalkan berlangsung dari 21 September hingga 3 Oktober 2026. PSSI telah menetapkan DKI Jakarta dan Jawa Barat sebagai tuan rumah, dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung ditunjuk sebagai stadion utama.