bytedaily - PT DCI Indonesia Tbk membukukan pertumbuhan pendapatan yang signifikan hingga mencapai Rp2,54 triliun pada tahun 2025, menandai kenaikan sebesar 40,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh strategi ekspansi perusahaan dalam pembangunan pusat data di berbagai wilayah strategis.
Langkah ekspansi DCI tidak hanya terbatas di Jakarta, tetapi juga merambah ke kota besar lainnya seperti Surabaya. Tujuannya adalah untuk memperkuat infrastruktur konektivitas digital di seluruh Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan beroperasinya pusat data JK6 di Cibitung dengan kapasitas 36 MW dan penyelesaian pembangunan E2 Data Center di Surabaya dengan kapasitas IT 9 MW yang siap beroperasi komersial pada kuartal I 2026.
Perluasan jangkauan pusat data di Cibitung, Karawang, Jakarta, dan Surabaya ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas digital nasional, khususnya bagi wilayah Indonesia Timur. Indri Koesindrijastoeti, Sekretaris Perusahaan DCI, menyatakan bahwa pengembangan ini sejalan dengan percepatan transformasi digital nasional, di mana pemerataan infrastruktur pusat data menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Pemilihan Surabaya sebagai lokasi baru didasari oleh potensinya sebagai simpul konektivitas kawasan timur, sekaligus memberikan redundansi terhadap pusat data di Jakarta dan mendukung kebutuhan trafik data berlatensi rendah. Kapasitas di Surabaya direncanakan akan terus ditingkatkan sesuai dengan permintaan pasar di masa mendatang.
Dari sisi kinerja keuangan, DCI mencatat EBITDA sebesar Rp1,55 triliun dengan margin 61 persen. Laba bersih perusahaan tumbuh 25,7 persen secara tahunan menjadi Rp1,002 triliun, sementara total aset meningkat menjadi Rp6,65 triliun dengan ekuitas Rp4,00 triliun. Pertumbuhan ini dinilai mencerminkan disiplin dalam eksekusi ekspansi dan optimalisasi utilisasi kapasitas yang terjaga.
Ke depannya, DCI menargetkan penguatan infrastruktur pusat data untuk mendukung kebutuhan teknologi terkini seperti kecerdasan buatan (AI), komputasi awan (cloud), dan komputasi berdensitas tinggi. Perusahaan akan terus fokus pada pengembangan DCI Platform melalui peningkatan kapasitas dengan waktu respons yang cepat, sambil tetap menjaga keandalan operasional.