bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, pengalaman Ferrari Luce menunjukkan bahwa merancang kendaraan listrik (EV) bukanlah hal yang mudah, terutama bagi perusahaan yang tidak memiliki rekam jejak dalam pembuatan mobil. Konsep Luce, yang dirancang oleh Jony Ive, dikenal karena karyanya di Apple, namun penerimaannya terhadap mobil tersebut tidaklah memuaskan. Hal ini memicu pertanyaan tentang perusahaan non-otomotif mana yang mungkin lebih berhasil dalam merancang EV.
Sony pernah bekerja sama dengan Honda untuk menciptakan Afeela, namun proyek tersebut gagal. Artikel ini berpendapat bahwa banyak perusahaan di luar industri otomotif berpotensi menciptakan EV yang kompeten, bahkan mungkin lebih baik dari beberapa produk yang sudah ada dari pabrikan mobil mapan.
Beberapa contoh perusahaan yang disebutkan memiliki potensi unik. Fender Guitars, misalnya, diusulkan dapat menciptakan EV dengan gaya retro tahun 1950-an, lengkap dengan sentuhan personalisasi dan nilai koleksi. IKEA dapat menawarkan alternatif EV yang praktis, sedikit kurang bertenaga, dengan material menarik dan opsi kustomisasi, serta fokus pada desain yang fungsional.
Perusahaan di industri sepeda seperti Trek dan Shimano juga dilirik. Dengan keahlian mereka dalam material ringan seperti serat karbon, pengujian terowongan angin, dan sistem penggerak, mereka dianggap mampu menciptakan EV yang efisien dalam hal jangkauan berkat bobot yang lebih ringan. Model bisnis mereka yang mampu memproduksi variasi produk pada titik harga berbeda juga dinilai cocok untuk pasar EV, mulai dari model entry-level hingga pro.
Selain itu, DeWalt, yang dikenal dengan perkakas listriknya, diusulkan dapat merancang truk listrik yang tangguh. Truk ini bisa memiliki desain yang terinspirasi dari truk mainan seperti Caterpillar dan Tonka, ditenagai oleh baterai berkapasitas besar yang mudah diganti, serta dilengkapi fitur-fitur fungsional untuk penggunaan kerja seperti penyimpanan luas, permukaan kerja cerdas, interior yang mudah dibersihkan, dan pendingin terintegrasi.
Artikel ini menyimpulkan bahwa dengan pendekatan yang segar dan keahlian di bidang masing-masing, perusahaan-perusahaan non-otomotif ini berpotensi menghadirkan inovasi signifikan dalam desain dan fungsionalitas kendaraan listrik.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.