bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, perusahaan robotika asal China, AGIBOT, telah memasuki pasar Indonesia dengan menawarkan inovasi robotika berbasis kecerdasan buatan (AI). AGIBOT membawa produk unggulan seperti robot humanoid seri A3 serta seri G yang mencakup G2 dan G2 Air. Robot-robot ini dirancang dengan teknologi AI mutakhir, sensor canggih, sistem penggerak presisi, serta kemampuan adaptif dalam memahami lingkungan.
AGIBOT bekerja sama dengan PT Denka Pratama Indonesia sebagai mitra lokal di Indonesia. Namun, strategi yang diterapkan bukanlah penjualan langsung, melainkan melalui model bisnis Robot as a Service (RaaS) atau skema penyewaan robot. Untuk operasional sewa, AGIBOT menunjuk PT Robotika Futuristik Indonesia (robotshow.id) sebagai mitra resmi. Skema ini ditujukan untuk berbagai keperluan komersial, aktivasi merek, hingga kegiatan edukasi interaktif.
Menurut Presiden AGIBOT untuk Wilayah Timur Tengah dan Asia Pasifik, Abel Deng, kehadiran layanan RaaS di Indonesia diharapkan dapat mempercepat adopsi robotika berbasis AI. Hal ini diyakini akan mendukung peningkatan produktivitas di berbagai sektor. Deng menyatakan bahwa AGIBOT berupaya menghadirkan kecerdasan buatan berbasis gerak yang siap diimplementasikan di Indonesia, memungkinkan robot tidak hanya meniru gerakan manusia tetapi juga melakukan pekerjaan layaknya manusia, menciptakan bentuk produktivitas baru.
Peresmian kehadiran AGIBOT di Indonesia ditandai dengan konferensi bertajuk AGIBOT Partner Conference Indonesia (APC Indonesia). Acara ini menjadi forum diskusi mengenai implementasi AI dan robot humanoid, kolaborasi industri, serta strategi lokalisasi teknologi guna mendukung transformasi industri nasional. Dalam konferensi tersebut, AGIBOT juga memperkenalkan pendekatan XYZ Curve untuk pengembangan industri robotika berbasis AI dan memaparkan berbagai skenario produktivitas yang dapat dijalankan oleh robot AI.
Kehadiran ekosistem robotika baru ini disambut baik oleh komunitas dan pelaku industri lokal. Asosiasi seperti Asosiasi Robotika & Kecerdasan Artifisial Indonesia (ARKAI) dan AI Forum Indonesia (AIFI) melihat tren ini sebagai pemicu diskusi lebih lanjut mengenai penerapan AI dalam dunia nyata.