bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Prancis dijadwalkan akan berhadapan dengan Swedia dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion New York New Jersey pada Rabu (1/7) pagi waktu Indonesia.
Pertemuan antara kedua tim Eropa ini menandai kali pertama terjadi di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Prancis, yang diunggulkan dalam turnamen ini, berhasil menjuarai Grup I dengan meraih poin sempurna dari tiga kemenangan. Capaian ini hanya disamai oleh Meksiko dan Argentina.
Sementara itu, Swedia lolos ke babak gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Mereka mencatatkan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan di fase grup. Swedia sempat meraih kemenangan besar atas Tunisia di laga awal, namun kemudian menelan kekalahan telak dari Belanda dan bermain imbang melawan Jepang, menempatkan mereka di posisi ketiga Grup F.
Dalam prediksi yang dihimpun dari ruang redaksi olahraga CNNIndonesia.com, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung terbuka dengan permainan yang dinamis di berbagai area lapangan. Keseimbangan tim diperkirakan akan menjadi kunci. Kemampuan individu dan kerja sama kolektif kedua tim diharapkan akan diuji saat berusaha menembus pertahanan lawan.
Prancis menunjukkan performa impresif di fase grup dengan menyapu bersih kemenangan, mencetak 10 gol, dan hanya kebobolan dua gol, menandakan kekuatan mereka dalam menyerang maupun bertahan. Di sisi lain, Swedia menampilkan performa yang kurang konsisten di fase grup.
Beberapa prediksi skor diberikan, di antaranya Prancis menang 5-1, dengan pertimbangan kualitas individu Prancis yang dinilai berada di atas Swedia, serta potensi eksploitasi celah pertahanan Swedia. Ada pula prediksi Prancis menang 2-0, dengan menyoroti statistik mentereng Prancis, materi pemain, dan pengalaman juara.
Namun, potensi kejutan dalam Piala Dunia juga tidak dikesampingkan. Jika Swedia mampu menahan gempuran Prancis, ada kemungkinan mereka bisa meraih kemenangan, dengan salah satu prediksi skor akhir 3-2 untuk Swedia. Prediksi lain menyebut Prancis akan menang mudah, mengingat rekor kekalahan Prancis yang minim sejak 2014, meskipun Swedia memiliki lini depan yang kuat.