bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Presiden FIFA Gianni Infantino Hadiri Turnamen Junior di Tengah Tekanan Kepemimpinan

Redaksi 21 Agustus 2026 2 views
Presiden FIFA Gianni Infantino Hadiri Turnamen Junior di Tengah Tekanan Kepemimpinan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Presiden FIFA Gianni Infantino dikabarkan akan menghadiri sebuah turnamen junior di Republik Dominika. Agenda ini dilakukan di tengah meningkatnya tekanan terhadap kepemimpinannya.

Kehadiran Infantino di U14 Boys Challenge yang diselenggarakan oleh Caribbean Football Union (CFU) pada akhir pekan ini dinilai sebagai upaya untuk menggalang dukungan menjelang pemilihan presiden FIFA tahun depan. Turnamen tersebut turut diikuti oleh 21 asosiasi anggota FIFA yang memiliki hak suara.

Rencana Infantino untuk hadir dalam acara tersebut menjadi sorotan. Sebelumnya, beberapa petinggi Concacaf telah meminta sang presiden FIFA untuk tidak menghadiri agenda tersebut. Concacaf, bersama dengan UEFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), sedang berupaya meningkatkan tekanan terhadap Infantino.

Selain itu, Infantino berpeluang bertemu langsung dengan Presiden Concacaf, Victor Montagliani, yang disebut sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan kursi presiden FIFA. Meskipun Republik Dominika sempat mengundang Infantino, negara tersebut kemudian turut mendukung pernyataan bersama UEFA, Concacaf, dan AFC yang mendesak FIFA untuk melakukan peninjauan independen terhadap proposal FIFA Forward Enterprise (FFE).

Proposal FFE menjadi salah satu pemicu polemik yang menekan Infantino, terutama setelah rencana penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta menuai penolakan. Dalam situasi krisis ini, Infantino dipandang memanfaatkan pertemuan CFU sebagai kesempatan untuk memecah blok Concacaf dan mencari dukungan dari negara-negara kecil di Karibia.

Meskipun Concacaf memiliki 41 asosiasi anggota FIFA, tidak semua mendukung upaya penekanan terhadap Infantino. Meksiko dilaporkan tetap memberikan dukungan kepada presiden FIFA, sementara Grenada dan Saint Kitts and Nevis juga termasuk anggota CFU yang mendukungnya.

Sementara itu, UEFA, Concacaf, dan AFC masih mempertimbangkan kemungkinan menggelar kongres luar biasa FIFA. Hal ini dapat membuka jalan bagi pemungutan suara terkait mosi tidak percaya terhadap Infantino. Menurut statuta FIFA, minimal 43 dari 211 asosiasi anggota harus mengajukan permintaan tertulis agar Dewan FIFA dapat menyelenggarakan kongres luar biasa, yang kemudian harus dilaksanakan dalam kurun waktu maksimal tiga bulan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.