bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, waktu dapat berlalu begitu saja tanpa disadari, seringkali saat kita sedang asyik mengerjakan sebuah proyek mobil yang kita sukai. Nik Blackhurst dan Richard Brunning memulai proyek mereka, Project Binky, pada 13 tahun yang lalu. Usia mereka saat itu masih sangat muda, bahkan belum pernah merasakan dunia tanpa YouTube.
Proyek mobil yang menggabungkan dua jenis mobil performa yang berbeda menjadi salah satu ide utama dalam dunia modifikasi. Project Binky adalah contoh nyata dari ide tersebut, di mana sebuah Toyota Celica GT4 berpenggerak semua roda dengan turbocharger disatukan dengan Mini klasik yang sudah berkarat. Hasilnya adalah sebuah mobil yang berpenampilan seperti Mini namun memiliki performa setara mobil reli homologasi Toyota.
Jalopnik.com memperkenalkan seri baru bernama 'Wrenchers You Should Know' untuk menyoroti para pembuat mobil independen yang karyanya patut diperhitungkan. Salah satu yang dibahas adalah Bad Obsession Motorsport dengan Project Binky mereka. Meskipun proyek ini sudah berjalan lebih dari satu dekade dan pernah dibahas sebelumnya di Jalopnik, seri ini tetap relevan bagi para penggemar otomotif baru.
Bagi yang belum familiar, Project Binky menawarkan lebih dari seratus jam konten rekayasa yang menghibur. Proyek ini patut diacungi jempol karena dimulai jauh sebelum teknologi pencetakan dan pemindaian 3D tersedia secara luas. Blackhurst dan Brunning mengandalkan pengukuran manual dengan kaliper dan jangka sorong, lalu membuat model CAD dari nol untuk memproduksi komponen-komponen yang dibutuhkan.
Kemampuan pasangan ini dalam menentukan urutan pengerjaan sangat mengagumkan. Mereka mampu memperhitungkan detail-detail kecil, seperti melubangi komponen sebelum memasang komponen krusial lainnya, serta mengakomodasi perangkat keras lain yang belum terpasang. Proses ini digambarkan seperti memasukkan sepuluh liter barang ke dalam wadah lima liter, namun tetap menghibur untuk disaksikan.
Para pembuat konten ini memiliki pekerjaan tetap, sehingga mereka hanya mengerjakan proyek ini di waktu luang. Kadang-kadang, video baru dirilis setiap satu atau dua bulan, namun terkadang ada jeda hingga lima bulan di antara perilisan video.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.