bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PSSI mengungkap alasan mengapa Persija Jakarta dapat menampung pertandingan melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sementara Persib Bandung dilarang menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) untuk laga melawan PSM Makassar.
Sekjen PSSI Yunus Nusi menyatakan bahwa kondisi kualitas dan kesiapan rumput di GBK berada pada level prima, sehingga arena tersebut dapat dipakai berulang kali dengan jeda perawatan singkat, bahkan setiap tiga hingga lima hari.
Berbeda dengan SJH, proses perbaikan infrastruktur di stadion Bandung tersebut telah memasuki tahap pembongkaran total sejak awal September sebagai bagian dari persiapan teknis tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Menurut Yunus, rumput di SJH sudah dicabut dan tanahnya dibongkar sebelum tanggal 6 September, sehingga tidak memungkinkan penggunaan stadion pada hari itu.
PSSI menyampaikan penyesalan atas ketidaksesuaian jadwal perbaikan yang berdampak pada jadwal kandang Persib, namun menegaskan bahwa standar kualitas untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026 harus tetap dipertahankan.
Akibatnya, Persib harus kembali menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk menjamu PSM Makassar, meskipun rumput di GBLA juga masih dalam proses perawatan.