bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 10:32 WIB

SBY Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Ambisius Namun Bisa Dicapai

Redaksi 16 Agustus 2026 5 views
SBY Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Ambisius Namun Bisa Dicapai
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen yang diajukan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, meskipun bersifat ambisius, tetap memiliki peluang untuk dicapai.

Menurut SBY, arah kebijakan dan agenda pembangunan yang telah dirumuskan pemerintah dalam RAPBN 2027 menunjukkan perbaikan dan kejelasan. Ia menilai gagasan dan rencana pemerintah sudah sesuai untuk menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi domestik maupun internasional.

"Saya melihat bahwa arah blueprint dan agenda pembangunan yang akan dijalankan pemerintah di tahun depan, menurut saya, makin baik, makin jelas, dan memberikan harapan baru bagi kita semuanya," ujar SBY dalam sebuah keterangan video dari Rochester, Amerika Serikat, pada Minggu (16/8).

SBY menekankan pentingnya pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi serta menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Selain itu, ia juga memberikan dukungan terhadap peningkatan sektor pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Meskipun demikian, SBY mengakui bahwa target pertumbuhan ekonomi 6 persen memang tergolong tinggi dan ambisius. Namun, ia berpendapat bahwa hal tersebut bukan berarti tidak dapat direalisasikan. "Meskipun ambisius, tidak berarti tidak bisa dicapai. Karena pengalaman saya memimpin dulu dengan 10 tahun rata-rata 6 persen," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa selama masa kepemimpinannya, terjadi penurunan angka kemiskinan dan pengangguran yang signifikan, serta penurunan drastis utang negara, yang sejalan dengan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) dan pendapatan per kapita.

SBY meyakini bahwa pencapaian target pertumbuhan ekonomi ini akan memberikan dampak positif yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu, ia berpesan agar pemerintah dapat menjaga konsistensi, kesehatan fiskal negara, serta menghindari penyimpangan dan melakukan evaluasi kebijakan secara rutin.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyampaikan RAPBN 2027 dalam pidatonya di DPR RI pada Jumat (14/8). Dalam rancangan tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, dengan estimasi belanja negara mencapai Rp4.097,2 triliun dan pendapatan negara sebesar Rp3.426 triliun.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.