bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 16:34 WIB

Sebelum Standar Nasional, Pelat Nomor Kendaraan di AS Pernah Beragam Bentuk dan Bahan

Redaksi 02 Juni 2026 11 views
Sebelum Standar Nasional, Pelat Nomor Kendaraan di AS Pernah Beragam Bentuk dan Bahan
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, sebelum standarisasi ukuran dan bentuk pada tahun 1957, pelat nomor kendaraan di Amerika Serikat sangat beragam. Periode awal hingga pertengahan abad ke-20 merupakan era 'Wild West' bagi pelat nomor, di mana berbagai bentuk, warna, material, dan metode produksi digunakan secara bebas.

Penggunaan pelat nomor untuk mobil telah ada sejak akhir abad ke-19. Namun, versi awal ini sering kali hanya berupa bantalan kulit dengan angka porselen yang ditempelkan, dan pengawasannya berada di tingkat kota atau daerah. Massachusetts menjadi negara bagian pertama yang mewajibkan pelat nomor mobil pada tahun 1903, dan pada awal 1920-an, semua 48 negara bagian serta wilayah Alaska dan Hawaii sudah mewajibkan pelat nomor spesifik.

Periode tahun 1920-an hingga awal 1950-an dianggap sebagai era keemasan pelat nomor yang 'aneh'. Meskipun produksi massal mulai membuat pelat nomor negara bagian lebih seragam, banyak negara bagian masih menggunakan berbagai macam bentuk, ukuran, dan material. Material seperti timah, tembaga, karton, dan lainnya digunakan, dengan daya tahan yang bervariasi.

Pelat nomor dengan bentuk unik juga umum ditemukan. Pada tahun 1928, Idaho mengeluarkan pelat nomor berbentuk ekspor kentang mereka yang terkenal. Negara bagian lain seperti Kansas dan Tennessee yang berbentuk persegi, menawarkan pelat dengan bentuk yang menyerupai batas wilayah negara bagian mereka.

Selama Perang Dunia II, ketika terjadi kelangkaan logam, pelat nomor dibuat dari bahan yang lebih tidak biasa seperti ampas kedelai, plastik, kayu, dan bahkan serat tebu, selain karton dan kulit.

Menjelang pertengahan 1950-an, hampir semua pelat nomor baru di AS sudah mengikuti standar bentuk dan ukuran yang dikenal saat ini. Menurut Eric Tanner, seorang ahli pelat nomor, standarisasi ukuran ini merupakan inisiatif dari American Association of Motor Vehicle Administrators (AAMVA) yang bertujuan untuk menciptakan ukuran dan bentuk yang seragam. Hal ini agar produsen mobil dapat mendesain bodi kendaraan mereka dengan lebih efisien untuk mengakomodasi pemasangan pelat nomor, terutama dengan dudukan tersembunyi dan pencahayaan untuk pelat belakang.

Dengan demikian, pada Oktober 1957, pelat nomor yang tidak standar dan memiliki bentuk unik dari masa lalu hampir sepenuhnya dihilangkan dari jalanan Amerika Serikat.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.