bytedaily
Selasa, 07 April 2026

Sepak Takraw: Mengenal Sejarah, Aturan Unik, dan Keunikan Permainan Tradisional Asia Tenggara

Redaksi 07 April 2026 4 views
Sepak Takraw: Mengenal Sejarah, Aturan Unik, dan Keunikan Permainan Tradisional Asia Tenggara
Ilustrasi: Sepak Takraw: Mengenal Sejarah, Aturan Unik, dan Keunikan Permainan Tradisional Asia Tenggara

bytedaily - Sepak Takraw, sebuah olahraga yang memadukan keanggunan voli dengan aksi tendangan sepak bola tanpa menyentuh bola dengan tangan, merupakan warisan budaya Asia Tenggara yang masih eksis hingga kini. Dikenal di berbagai negara seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia, permainan ini memiliki akar sejarah yang panjang.

Nama 'Sepak Takraw' merupakan perpaduan unik dari Bahasa Melayu 'Sepak' (menendang) dan Bahasa Thailand 'Takraw' (bola rotan anyaman). Secara harfiah, olahraga ini berarti 'menendang bola rotan'. Perkembangan formalnya tercatat sejak pertandingan antara Malaysia dan Thailand pada tahun 1960. Di Malaysia, olahraga ini sempat dikenal sebagai Sepak Raga Jaring, dengan penambahan unsur net oleh Hamid Mydin di Penang pada tahun 1945 untuk membedakannya dari Sepak Raga tradisional.

Sering disebut juga 'Bola Voli Tendangan', Sepak Takraw adalah olahraga beregu yang dimainkan di lapangan mirip bulu tangkis. Pemain diizinkan menggunakan kaki, lutut, bahu, dada, dan kepala untuk mengoper dan mengirim bola melewati net, mirip dengan permainan bola voli. Federasi Sepak Takraw Internasional (ISTAF) bertanggung jawab atas regulasi global olahraga ini sejak 1988.

Sepak Takraw memiliki beragam nama lokal di setiap negara, seperti Sipa di Filipina dan Chinlone di Myanmar. Olahraga ini diperkirakan berasal dari Malaysia sekitar 500 tahun lalu dan populer di kalangan kerajaan pada abad ke-15, sebelum menyebar ke Indonesia dengan nama Sepak Raga pada abad ke-16. Aturan formal mulai dibentuk pada 1940-an, dengan kompetisi resmi pertama digelar di Penang pada 1945.

Terdapat teori yang menyebutkan Sepak Takraw berakar dari Cuju, sebuah permainan tradisional Tiongkok yang diakui FIFA sebagai cikal bakal sepak bola modern. Cuju adalah latihan militer kuno yang melibatkan tendangan bola kulit untuk menjaga agar tetap di udara. Dalam Sepak Takraw modern, permainan dimulai dengan servis oleh pemain 'Tekong' yang menendang bola melewati net ke area lawan. Tugas 'Killer' dan 'Feeder' adalah bekerja sama dalam strategi operan, sementara 'Tekong' fokus pada servis krusial. Poin didapat ketika bola berhasil dijatuhkan di area lawan, dengan target mencapai 21 poin terlebih dahulu.