bytedaily - Gianluigi Buffon secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan kepala delegasi timnas Italia. Keputusan ini diambil tak lama setelah Gabriele Gravina mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Pernyataan pengunduran diri Buffon disampaikan melalui media sosialnya pada Kamis (2/4), menyusul kabar mundurnya Gravina yang menjabat sejak tahun 2023. Kiper legendaris Italia ini sebelumnya telah menyatakan niatnya untuk mundur setelah kekalahan Italia dari Bosnia dalam adu penalti, namun permintaannya sempat ditunda atas permintaan untuk adanya waktu refleksi.
Buffon mengungkapkan bahwa kepergian Gravina memberinya keleluasaan untuk merealisasikan keputusannya. "Sekarang setelah presiden Gravina memilih untuk mundur, saya merasa bebas untuk melakukan apa yang saya rasa sebagai bentuk tanggung jawab," ujar Buffon melalui akun resminya di X.
Meskipun ia merasa telah berkontribusi dalam membangun semangat tim bersama Rino Gattuso dan pihak lainnya dalam waktu singkat, Buffon menekankan kegagalan utama adalah tidak berhasil membawa Italia lolos ke Piala Dunia. "Tujuan utama adalah membawa Italia kembali ke Piala Dunia. Dan, kami tidak berhasil," tambahnya.
Menurut Buffon, ini adalah momentum yang tepat bagi figur baru untuk mengambil alih perannya. "Sudah tepat untuk membiarkan mereka yang akan menggantikan saya memilih orang yang mereka anggap terbaik untuk mengisi peran saya." Buffon menambahkan bahwa mewakili tim nasional adalah sebuah kehormatan besar yang telah memikatnya sejak kecil.
Ia juga merinci upaya yang telah dilakukannya untuk membangun timnas Italia dari berbagai kelompok usia muda dan berharap ada tokoh sepak bola lain yang dilibatkan dalam proyek jangka panjang timnas. "Saya menyimpan semuanya di dalam hati saya, dengan rasa syukur atas hak istimewa dan pelajaran berharga yang telah saya dapat, meskipun ini jadi epilog yang menyakitkan. Forza Azzurri selalu," tutupnya.