bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, peluncuran Ferrari Luce yang merupakan kendaraan listrik pertama pabrikan tersebut tidak mendapatkan sambutan hangat dari publik. Kritikan lebih banyak ditujukan pada desainnya yang dianggap aneh dan tidak sesuai dengan citra Ferrari. Hal ini dikarenakan desain Luce tidak dikerjakan oleh tim internal Ferrari atau Pininfarina, melainkan oleh Jony Ive yang dikenal atas karyanya pada produk Apple seperti iPod, iPhone, dan iMac. Kehadiran Luce ini memunculkan spekulasi tentang kemungkinan Apple Car yang tidak pernah terwujud.
Artikel tersebut kemudian mengajukan pertanyaan kepada pembaca mengenai perusahaan non-otomotif mana yang dinilai berpotensi baik dalam merancang kendaraan listrik (EV). Tidak terbatas pada perusahaan teknologi, perusahaan dari sektor apa pun yang belum pernah memproduksi mobil dipersilakan untuk dipertimbangkan.
Disebutkan bahwa beberapa perusahaan non-otomotif memang sudah merambah industri ini, terutama di Tiongkok. Xiaomi, yang dikenal sebagai produsen ponsel, telah memproduksi kendaraan yang dinilai bagus. Sony juga sempat mencoba melalui kolaborasi dengan Honda untuk menciptakan Afeela, meskipun hasilnya belum diketahui secara luas.
Penulis artikel secara pribadi berharap Dyson, perusahaan yang terkenal dengan produk peralatan rumah tangga seperti penyedot debu dan kipas angin yang dikenal memiliki desain apik, dapat mencoba merancang sebuah mobil. Dyson bahkan dikabarkan pernah memiliki niat untuk memproduksi mobil di masa lalu. Jika Dyson memproduksi EV, diharapkan akan tercipta produk yang unik dan menjadi salah satu produsen otomotif Inggris yang sukses.
Artikel ini mengundang para pembaca untuk berbagi pendapat mengenai perusahaan non-otomotif mana yang sebaiknya merancang dan memproduksi EV, dengan janji pemberian hadiah uang tunai bagi jawaban yang disertai penjelasan.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.