bytedaily - Perjalanan darat yang santai atau liburan penuh keseruan sangat bergantung pada teman di kursi samping. Bisa jadi keluarga, teman, atau bahkan tokoh sejarah ternama. Pertanyaan inilah yang diajukan kepada para pembaca Jalopnik minggu ini: siapa saja tokoh sejarah yang ingin mereka ajak duduk di samping pengemudi? Sebagian besar jawaban pembaca Jalopnik beragam. Para presiden menjadi pilihan populer, meskipun penulis artikel sendiri mengaku tidak membayangkan menghabiskan waktu bersama politisi, namun menghargai pilihan tersebut. Benjamin Franklin disebut sebagai sosok yang menyenangkan untuk diajak berbincang. Kategori populer lainnya adalah musisi, seperti David Bowie, yang digambarkan sebagai sosok yang unik dan luar biasa.
Kategori lain yang muncul adalah tokoh sejarah dari dunia otomotif. Penulis artikel sempat berkomentar bahwa pilihan tersebut terkesan 'kutu buku', namun mengakui bahwa kesempatan untuk berkendara bersama Junior Johnson di masa jayanya akan sangat luar biasa. Penulis kemudian mengajak pembaca untuk melihat daftar tokoh sejarah pilihan pembaca lainnya.
Salah satu pembaca mengungkapkan keinginannya untuk melakukan perjalanan darat bersama Julia Child. Mereka akan bergantian menyetir, dan penulis akan mendorong Child untuk menikmati kuliner di mana pun mereka berhenti. Diskusi bisa meliputi masakan, dunia intelijen, pandangannya tentang penggambaran dirinya oleh Meryl Streep, atau sekadar membaca buku telepon setelah minum segelas anggur. Penulis yakin perjalanan tersebut akan sangat menyenangkan, ke mana pun percakapan atau GPS membawa mereka.
Ada pula yang menyebutkan pengalaman duduk di samping Sterling Moss saat Mille Miglia 1955 bersama Denis Jenkinson sebagai pengalaman duduk di samping pengemudi terbaik dalam sejarah. Meskipun Moss digambarkan sebagai sosok yang tidak menyesali misogini, namun jika pilihan adalah antara tokoh sejarah untuk menemani berkendara, maka pengalaman bersama Moss di Mille Miglia dianggap sebagai puncak segalanya.
Tokoh lain yang disebut adalah Benjamin Franklin, karena keinginannya untuk berbincang dengannya. Ada juga yang memilih Audrey Hepburn untuk diajak berkencan di mobil convertible dua tempat duduk, namun akhirnya memilih Franklin. Pilihan lain jatuh pada FDR, dengan alasan ingin mendengar pandangannya tentang mengapa bantuan untuk rakyat kecil digantikan dengan bantuan untuk para miliarder. Junior Johnson juga disebut, dengan keinginan untuk mendengarkan cerita dan pengalaman hidupnya saat ia mengemudi mobil Ford coupe hitamnya di jalan-jalan pedesaan Carolina. Pengalaman ini akan lebih berharga jika ia berada di 'sisi baik' dan sedang ingin mengobrol.
Neil Armstrong menjadi pilihan lain, dengan alasan ingin berdiskusi tentang segala hal terkait luar angkasa, mulai dari Perlombaan Antariksa antara Amerika Serikat dan Uni Soviet hingga komersialisasi luar angkasa oleh perusahaan seperti SpaceX dan Blue Origin.
Seorang pembaca dari Amerika Serikat ingin melakukan perjalanan bersama Mr. Shelby, untuk mendengar ceritanya saat balapan dan berbagai kejadian di Shelby American pada tahun 60-an. Ia menyayangkan kesempatan itu terlewatkan karena baru mengetahui bahwa keluarga temannya berteman dengan keluarga Shelby pada tahun 2019.
Tokoh lain yang disebut adalah seseorang yang selalu dianggap sebagai pria yang keren untuk diajak menghabiskan waktu, meskipun belum pernah bertemu langsung. Penulis artikel menyimpulkan bahwa selain pembalap masa lalu, hanya ada satu jawaban lain yang paling tepat untuk posisi duduk di samping pengemudi.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.