bytedaily
Senin, 24 Agustus 2026 - 04:47 WIB

Simpeda Berhasil Kumpulkan Dana Rp74,86 Triliun untuk Pembiayaan Ekonomi Daerah

Redaksi 24 Agustus 2026 2 views
Simpeda Berhasil Kumpulkan Dana Rp74,86 Triliun untuk Pembiayaan Ekonomi Daerah
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, program Tabungan Simpeda yang dikelola oleh 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) berhasil menghimpun dana sebesar Rp74,86 triliun hingga Juni 2026. Dana yang berasal dari masyarakat ini merupakan salah satu sumber pendanaan ritel bagi BPD, yang kemudian digunakan untuk menjalankan fungsi intermediasi dan menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta sektor usaha lainnya di daerah.

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo, menyatakan bahwa besarnya saldo Simpeda mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BPD dan perannya dalam mendukung kegiatan ekonomi lokal. Menurutnya, dana yang dihimpun dari masyarakat dikelola secara hati-hati oleh BPD dan diintermediasikan kembali dalam bentuk pembiayaan. Pertumbuhan dana pihak ketiga melalui Simpeda tidak hanya memperkuat likuiditas perbankan daerah, tetapi juga berpotensi meningkatkan kapasitas pembiayaan untuk aktivitas ekonomi masyarakat.

Agus menambahkan bahwa tantangan ke depan bagi Simpeda adalah tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah rekening dan saldo tabungan, tetapi juga memastikan produk ini tetap relevan dengan perubahan perilaku masyarakat dan perkembangan industri perbankan. Nasabah kini membutuhkan layanan perbankan yang mudah, cepat, aman, dan terintegrasi dengan berbagai kebutuhan transaksi sehari-hari. Oleh karena itu, Asbanda mendorong BPD untuk memperkuat pengalaman digital Simpeda dan memperluas pemanfaatannya untuk berbagai layanan finansial seperti pembayaran, transfer, belanja, dan transaksi merchant.

Transformasi digital ini diharapkan dapat menjaga Simpeda sebagai sumber dana ritel yang sehat dan berkelanjutan bagi BPD, sehingga membuka ruang yang lebih luas bagi BPD untuk menjalankan fungsi intermediasi dan mendukung pembiayaan ekonomi daerah. Asbanda juga menekankan keunggulan Simpeda sebagai produk bersama dari 27 BPD di seluruh Indonesia, yang masing-masing memiliki pemahaman mendalam mengenai karakteristik ekonomi, kebutuhan masyarakat, serta jaringan usaha di wilayah operasinya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.