bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 08:43 WIB

Slovakia Dukung Penuh Pengembangan Kendaraan Otonom WeRide

Redaksi 10 Juni 2026 21 views
Slovakia Dukung Penuh Pengembangan Kendaraan Otonom WeRide
Ilustrasi visual (Sumber referensi: markets.businessinsider.com)

bytedaily - Menurut laporan dari markets.businessinsider.com, Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, telah menyatakan dukungan penuh pemerintahnya terhadap pengembangan dan penerapan teknologi kendaraan otonom. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan tingkat tinggi di Bratislava dengan perwakilan dari WeRide, sebuah perusahaan global terkemuka dalam teknologi penggerak otonom.

Dalam pertemuan tersebut, WeRide memaparkan rencana komersialisasi portofolio kendaraan otonomnya di Slovakia. Perusahaan teknologi ini berencana untuk menghadirkan berbagai jenis kendaraan otonom untuk berbagai keperluan, termasuk mobilitas pintar, transportasi publik, logistik, dan sanitasi kota. Pengujian awal akan dilakukan di Bratislava, sebelum meluas ke Košice dan wilayah High Tatras.

Pemerintah Slovakia, melalui Menteri Transportasi Jozef Ráž dan pejabat lainnya yang hadir, menunjukkan apresiasi tinggi terhadap kapabilitas teknologi WeRide. Komitmen pemerintah Slovakia untuk memajukan pengembangan transportasi dan teknologi di negara tersebut juga ditekankan.

WeRide menargetkan beberapa model kendaraannya untuk dapat beroperasi secara komersial pada tahun 2026, sebagai langkah awal menuju operasi komersial yang sepenuhnya tanpa pengemudi, setelah memenuhi seluruh persyaratan regulasi dan keselamatan dari Slovakia maupun Uni Eropa.

Proyek di Slovakia ini merupakan bagian dari ekspansi WeRide di Eropa, di mana perusahaan ini telah memiliki proyek di lima negara lain, termasuk Prancis, Swiss, Belgia, dan Spanyol. WeRide telah berhasil meluncurkan layanan Robotaxi komersial pertama di Spanyol bekerja sama dengan Uber, dan di Prancis, Robobusnya telah beroperasi secara komersial tanpa pengemudi di wilayah Drôme.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media markets.businessinsider.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.