bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, American Airlines mengumumkan rencana pemasangan layanan Wi-Fi Starlink dari SpaceX pada lebih dari 500 pesawat berbadan sempit jenis Airbus. Pemasangan dijadwalkan dimulai awal tahun depan. Langkah ini menjadikan American Airlines sebagai maskapai terbaru yang memilih unit bisnis SpaceX tersebut untuk menyediakan konektivitas internet selama penerbangan.
Kesepakatan ini tidak hanya memberikan dorongan finansial bagi Starlink, yang merupakan jaringan komunikasi satelit dan satu-satunya unit bisnis SpaceX yang menghasilkan pendapatan signifikan, tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif bagi SpaceX atas pesaing seperti Amazon Leo dan penyedia lama seperti Viasat.
Starlink menggunakan satelit di orbit Bumi rendah untuk menyediakan akses internet broadband bagi konsumen maupun pelanggan enterprise seperti American Airlines. Perusahaan ini telah berhasil menjalin kontrak dengan sejumlah maskapai penerbangan dan operator kapal pesiar. Menurut dokumen pendaftaran IPO SpaceX yang dirilis pekan lalu, maskapai seperti United Airlines, Southwest Airlines, Qatar Airways, Lufthansa Group, British Airways, dan Alaska Airlines (yang merger dengan Hawaiian Airlines) telah melengkapi sebagian armada pesawat mereka dengan Starlink.
American Airlines menjadi pelanggan terbaru, meskipun tidak semua pesawatnya akan mendapatkan peningkatan Starlink. Pesawat baru jenis Airbus A321XLR dan A320neo akan dilengkapi Starlink, sementara pesawat Boeing tidak termasuk dalam perjanjian ini.
Perjanjian ini menjadi angin segar tambahan bagi SpaceX menjelang IPO yang sangat dinantikan bulan depan, yang diproyeksikan akan menjadi IPO terbesar dalam sejarah.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.