bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, Stellantis memiliki rencana ambisius senilai 70 miliar dolar AS (sekitar Rp 1.060 triliun) untuk melakukan transformasi bisnis, yang mencakup peluncuran 60 model kendaraan baru pada tahun 2030 dan sembilan model dengan harga di bawah 40.000 dolar AS untuk pasar Amerika Utara.
CEO Stellantis, Antonio Filosa, memaparkan rencana besar ini yang bertujuan untuk membangkitkan kembali performa perusahaan yang dinilai sedang lesu. Rencana tersebut meliputi investasi pada teknologi baru, kemitraan dengan produsen otomotif lain, dan pemanfaatan kapasitas manufaktur yang lebih optimal. Salah satu inovasi kunci adalah platform baru bernama STLA One yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai jenis powertrain, baik konvensional maupun elektrik.
Mayoritas investasi, sekitar 70%, akan difokuskan pada empat merek utama yaitu Jeep, Ram, Peugeot, dan Fiat, beserta unit kendaraan komersial Pro One. Merek-merek lain yang berjumlah sepuluh akan turut merasakan manfaat dari strategi ini. Stellantis berencana mengubah kelemahan struktural berupa kapasitas pabrik yang berlebih menjadi bisnis manufaktur kontrak yang menguntungkan bagi produsen asal China di Eropa, serta produsen lain seperti unit JLR dari Tata Motors di Amerika Serikat.
Berbeda dengan pendahulunya, Carlos Tavares, yang cenderung mempertahankan portofolio 14 merek dan fokus pada pengembangan teknologi baru, Filosa menunjukkan kesediaan untuk memprioritaskan merek-merek yang paling menguntungkan dan mengalihdayakan pengembangan teknologi mahal kepada perusahaan rintisan seperti Wayve yang bergerak di bidang mobil otonom.
Perusahaan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 25% di pasar Amerika Utara pada tahun 2030, dengan margin laba operasi yang disesuaikan (AOI) diproyeksikan antara 8-10%. Sementara itu, untuk pasar Eropa, pendapatan diprediksi tumbuh 15% selama periode rencana, dengan margin AOI antara 3-5%.
Stellantis mengalokasikan 28 miliar dolar AS untuk investasi pada platform global, powertrain, dan teknologi baru. Selain itu, perusahaan menargetkan pemotongan biaya tahunan sekitar 7 miliar dolar AS pada tahun 2028 dibandingkan dengan pengeluaran tahun 2025.
Di pasar Amerika Utara, Stellantis berencana meluncurkan sembilan kendaraan baru dengan harga di bawah 40.000 dolar AS pada akhir tahun 2030, bahkan dua di antaranya akan dibanderol di bawah 30.000 dolar AS. Meskipun demikian, belum ada rincian mengenai jenis kendaraan, jenis powertrain, atau distribusi merek (Chrysler, Jeep, Dodge, Ram, Fiat) untuk model-model tersebut. Diperkirakan merek seperti Maserati dan Alfa Romeo akan berada di atas kisaran harga tersebut. Secara keseluruhan, Stellantis berencana meluncurkan 11 kendaraan baru.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.