bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan strategi pemerintah untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2027. Upaya ini merupakan bagian dari langkah menuju target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada tahun 2029, yang dinilai krusial untuk membangun fondasi kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Dalam Rapat Paripurna DPR RI, Purbaya menjelaskan bahwa strategi pertama adalah menyelaraskan kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan agar saling menguatkan dalam mendorong aktivitas ekonomi nasional. Selain itu, pemerintah akan fokus mempercepat investasi bernilai tambah tinggi yang berorientasi ekspor. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan dioptimalkan untuk mengakselerasi investasi produktif di sektor-sektor strategis.
Investasi tersebut akan diarahkan pada sektor yang dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasar global serta menyerap tenaga kerja terampil dengan upah yang lebih baik. Purbaya juga menekankan pentingnya menjaga daya beli masyarakat melalui program perlindungan sosial yang efektif, stabilitas harga, pengendalian inflasi, dan perluasan kesempatan kerja.
Lebih lanjut, pemerintah akan memastikan program-program unggulan berjalan lebih efektif dan berkualitas untuk menciptakan dampak berganda yang signifikan bagi perekonomian. Program prioritas seperti makan bergizi gratis, koperasi desa kelurahan merah putih, dan sekolah rakyat akan didorong untuk memberikan manfaat yang lebih luas.
Purbaya menambahkan bahwa pelaksanaan berbagai kebijakan besar ini diharapkan dapat memutar roda aktivitas ekonomi lebih cepat, menggerakkan sektor riil dengan lebih kuat, serta mendorong peningkatan konsumsi dan menggairahkan investasi demi mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.