bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia, Super League 2026/2027, dijadwalkan akan memulai pertandingan perdananya pada Jumat, 4 September 2026. Musim ini akan mempertandingkan total 306 laga yang berlangsung dari September 2026 hingga Mei 2027.
Sebanyak 18 klub akan bersaing dalam perebutan gelar juara, dengan mayoritas tim berasal dari Pulau Jawa dan Bali (14 klub). Sementara itu, Pulau Sulawesi akan diwakili satu klub, Kalimantan dua klub, dan Sumatra satu klub.
Persib Bandung berstatus sebagai juara bertahan, setelah berhasil meraih gelar tiga musim berturut-turut. Musim 2026/2027 ini menjadi ujian bagi Maung Bandung untuk mempertahankan dominasinya.
Salah satu penantang utama Persib adalah Persebaya Surabaya. Bajol Ijo telah menunjukkan performa impresif dengan menjuarai Piala Presiden 2026, mengalahkan Persib melalui adu penalti di partai final. Kemenangan ini menjadi sinyal potensi Persebaya untuk mengakhiri rentetan kesuksesan Persib.
Persebaya juga memiliki motivasi tambahan karena akan merayakan ulang tahun ke-100 pada tahun 2027. Gelar juara Super League musim ini diharapkan dapat menjadi kado istimewa bagi klub. CEO Persebaya, Azrul Ananda, menyatakan bahwa ambisi timnya musim ini tidak hanya diukur dari nilai pasar pemain, melainkan dari proses pembinaan pemain muda yang diyakininya memiliki nilai lebih besar.
Persija Jakarta juga menunjukkan ambisi serupa. Dalam rangka menyambut usia Jakarta yang genap 500 tahun pada 2027, Macan Kemayoran bertekad meraih gelar juara Super League. Untuk mewujudkan hal tersebut, Persija merekrut mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, dengan harapan dapat mengembalikan performa terbaik tim.
Selain Persebaya dan Persija, klub lain seperti Bhayangkara FC, Dewa United, dan Borneo FC juga memiliki target tinggi untuk meraih gelar juara. Meskipun tidak banyak diunggulkan, keempat tim ini berpotensi memberikan kejutan di sepanjang kompetisi.