bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Superkomputer Prediksi Prancis dan Inggris Bertemu di Final Piala Dunia 2026

Redaksi 14 Juli 2026 20 views
Superkomputer Prediksi Prancis dan Inggris Bertemu di Final Piala Dunia 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Piala Dunia 2026 telah memasuki fase semifinal dengan empat tim tersisa: Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina. Pertandingan semifinal dijadwalkan dimulai pada Rabu (15/7) dini hari waktu Indonesia.

Prancis akan berhadapan dengan Spanyol di Stadion Dallas pada Rabu (15/7) dini hari. Sementara itu, Inggris akan bertanding melawan Argentina di Stadion Atlanta pada Kamis (16/7) dini hari. Untuk memprediksi tim yang berpeluang melaju ke partai puncak, superkomputer Opta melakukan simulasi.

Menurut TNTSports, keempat tim yang berhasil mencapai semifinal ini memang merupakan kandidat kuat sejak awal turnamen. Prediksi awal superkomputer Opta menempatkan Spanyol sebagai juara terfavorit, diikuti Prancis di posisi kedua, Inggris ketiga, dan Argentina keempat.

Namun, seiring berjalannya kompetisi, performa dominan Prancis, yang didukung oleh Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise, membuat mereka kini menjadi favorit utama versi superkomputer.

Superkomputer memprediksi Prancis memiliki peluang 57,70 persen untuk mengalahkan Spanyol di semifinal dan 34,05 persen untuk meraih gelar juara dunia ketiga mereka. Spanyol berada di posisi kedua dengan peluang 42,30 persen untuk mencapai final dan 23,45 persen untuk menjadi juara.

Inggris menempati urutan ketiga dengan peluang 50,94 persen untuk mencapai final dan 21,94 persen untuk mengakhiri paceklik gelar selama 60 tahun. Argentina, sang juara bertahan, memiliki peluang terendah di antara semifinalis lainnya, yakni 49,06 persen untuk mengalahkan Inggris di semifinal dan 20,55 persen untuk mempertahankan gelar.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.