bytedaily - Sebuah SUV meledak di dekat patung Charging Bull di Lower Manhattan, New York, pada Selasa sore. Insiden yang terjadi di tengah suhu udara yang mencapai lebih dari 32 derajat Celsius ini sempat menimbulkan kepanikan warga yang melihat asap membubung di jalanan. Namun, tidak ada laporan korban luka akibat ledakan kendaraan berbahan bakar bensin tersebut.
Menurut laporan jalopnik.com, penyebab pasti kebakaran dan ledakan mobil tersebut masih dalam penyelidikan. Petugas pemadam kebakaran dari FDNY merespons laporan kebakaran di persimpangan Broadway dan Stone Street pada pukul 17:42 waktu setempat. Butuh waktu lebih dari satu jam bagi petugas untuk memadamkan api. Sisa-sisa kendaraan yang terbakar kuat diduga merupakan Toyota RAV4 generasi keempat.
Meskipun kendaraan listrik (EV) sering diberitakan mengalami kebakaran yang sulit dikendalikan, mobil bermesin pembakaran internal juga dapat terbakar. Laporan dari Car and Driver menyebutkan, terdapat sekitar 117.400 kebakaran mobil setiap tahunnya dari lebih dari 261 juta kendaraan terdaftar di Amerika Serikat, yang berarti sekitar 0,04% mobil terbakar setiap tahun.
Jumlah kebakaran kendaraan secara umum dilaporkan mengalami penurunan. Pada tahun 1980-an, tercatat lebih dari 450.000 kebakaran kendaraan per tahun. Penurunan ini dikaitkan dengan standar keselamatan yang lebih ketat dan penegakannya melalui penarikan kembali produk (recall).
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.