bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 16:45 WIB

Syrma SGS Technology Catat Kenaikan Laba Bersih 87% di FY26 Didorong Pertumbuhan Pendapatan

Redaksi 09 Juni 2026 12 views
Syrma SGS Technology Catat Kenaikan Laba Bersih 87% di FY26 Didorong Pertumbuhan Pendapatan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: scanx.trade)

bytedaily - Melansir laporan dari scanx.trade, Syrma SGS Technology Limited melaporkan kinerja keuangan yang kuat untuk tahun fiskal 2026 yang berakhir pada 31 Maret 2026. Laba bersih perusahaan melonjak 87% secara tahunan menjadi ₹3.458 juta, sementara pendapatan dari operasi tumbuh 27% menjadi ₹48.191 juta.

Pertumbuhan ini terutama didorong oleh segmen Industrials, Otomotif, serta Teknologi Informasi dan Perkeretaapian. Margin EBITDA perusahaan juga mengalami peningkatan menjadi 12,0% dari 9,7% pada tahun sebelumnya, yang mencerminkan efisiensi operasional dan skala ekonomi.

Secara rinci, laba sebelum pajak (PBT) meningkat 88% menjadi ₹4.454 juta. Pendapatan dari operasi mencapai ₹48.191 juta, dengan margin laba kotor sebesar 25,6%, naik dari 22,6% pada FY25. Total aset perusahaan mencapai ₹57.700 juta dengan kas dan setara kas sebesar ₹8.203 juta.

Kinerja segmen menunjukkan pertumbuhan yang merata. Segmen Industrials mencatat pendapatan ₹13.985 juta, Otomotif ₹11.390 juta, dan Konsumen ₹14.527 juta. Segmen Teknologi Informasi dan Perkeretaapian menunjukkan pertumbuhan tertinggi sebesar 74% menjadi ₹4.336 juta, didukung oleh produksi rakitan laptop dan motherboard.

Selain itu, Syrma SGS mengumumkan inisiatif strategis termasuk rencana belanja modal bertahap senilai ₹1.600 crore untuk usaha patungan manufaktur Printed Circuit Board (PCB) dengan Shinhyup Korea. Fasilitas ini ditargetkan untuk pasar otomotif, industri, konsumen, dan pertahanan, dengan target operasional komersial pada Maret 2027. Perusahaan juga membentuk usaha patungan dengan Elemaster asal Italia untuk manufaktur elektronik berkeandalan tinggi.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media scanx.trade menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.