bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 16:26 WIB

Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun di RUPST 2025

Redaksi 09 Juni 2026 12 views
Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun di RUPST 2025
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah menyepakati pembagian dividen tunai sebesar kurang lebih Rp21,9 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan secara daring pada Senin, 8 Juni 2026. Pembayaran dividen ini dijadwalkan paling lambat pada 10 Juli 2026.

Dana dividen tersebut terdiri dari sekitar Rp17,8 triliun yang berasal dari laba bersih Perseroan tahun 2025, dan sisanya sebesar Rp4,2 triliun merupakan laba ditahan dari tahun sebelumnya. Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada 19 Juni 2026 berhak menerima dividen ini.

Dalam rapat tersebut, agenda lain yang disetujui meliputi penggunaan laba bersih tahun buku 2025, program pembelian kembali saham (buyback), serta perubahan susunan pengurus Perseroan. Perubahan pengurus ini bertujuan untuk memperkuat struktur kepemimpinan dan mendukung keberlanjutan transformasi TelkomGroup di tahun 2026.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan bahwa perhitungan pembayaran dividen telah mempertimbangkan keseimbangan antara pengembalian kepada pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang. "Meskipun menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025, Perseroan telah berhasil membuktikan bahwa fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas juga kian menguat. Sehingga, keputusan pemegang saham atas persetujuan dividen hari ini mencerminkan kepercayaan terhadap transformasi dan arah pertumbuhan yang kami bangun," ujar Dian.

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui program buyback saham senilai maksimal Rp4 triliun. Program ini akan dilaksanakan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan dalam kurun waktu dua belas bulan terhitung sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027. Aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai pemegang saham dan menjaga stabilitas harga saham di tengah dinamika pasar.

RUPST juga mengesahkan perubahan Susunan Pengurus Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi. Susunan Dewan Komisaris kini meliputi Komisaris Utama Angga Raka Prabowo, dan sejumlah Komisaris Independen serta Komisaris. Sementara itu, Jajaran Direksi dipimpin oleh Direktur Utama Dian Siswarini, beserta direktur-direktur lainnya untuk berbagai bidang.

Secara keseluruhan, Telkom menunjukkan progres signifikan dalam eksekusi strategi transformasi TLKM 30 sejak tahun 2025 hingga kuartal pertama 2026. Transformasi ini berfokus pada empat pilar utama, termasuk peningkatan efisiensi melalui program TOTEX, perbaikan arus kas operasional, serta implementasi program Pensiun Dini dan Governance Reset.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.