bytedaily - Melansir laporan dari reuters.com, raksasa teknologi asal Tiongkok, Tencent Holdings, berencana menggalang dana sebesar 4 miliar dolar AS melalui penerbitan obligasi dalam mata uang dolar AS dan yuan lepas pantai. Penjualan obligasi ini diperkirakan akan diluncurkan pada hari Selasa.
Panggilan dengan investor global telah dimulai pada hari Senin. Pihak yang mengetahui rencana ini menyatakan bahwa Tencent akan menerbitkan surat utang sebagai bagian dari program Medium Term Note global senilai 30 miliar dolar AS. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk keperluan korporat umum.
Untuk obligasi dolar, Tencent berencana menawarkan tenor 10 dan 20 tahun. Sementara itu, obligasi yuan lepas pantai kemungkinan akan ditawarkan dalam tenor 10 dan 30 tahun. Yuan lepas pantai merujuk pada yuan yang diperdagangkan di luar Tiongkok daratan.
Penerbitan obligasi ini diperkirakan akan mendapatkan peringkat A1 dari Moody's, A+ dari S&P, dan A dari Fitch. JPMorgan, HSBC, dan Morgan Stanley bertindak sebagai koordinator global bersama untuk obligasi dolar. Untuk obligasi yuan lepas pantai, koordinator global bersama meliputi Bank of China, CITIC Securities, HSBC, ICBC Asia, dan JPMorgan.
Sebelumnya, S&P Global Ratings menyatakan bahwa Tencent memiliki rasio utang yang rendah dan memperkirakan perusahaan akan mempertahankan posisi kas bersih selama dua tahun ke depan.