bytedaily
Selasa, 25 Agustus 2026 - 00:27 WIB

Terbentuknya Liga Wanita Indonesia Buka Jalan Pesepakbola Putri Profesional

Redaksi 24 Agustus 2026 4 views
Terbentuknya Liga Wanita Indonesia Buka Jalan Pesepakbola Putri Profesional
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, para pesepakbola putri di Indonesia kini memiliki peluang lebih besar untuk meraih mimpi menjadi profesional. Hal ini seiring dengan maraknya penyelenggaraan turnamen sepak bola putri dan rencana peluncuran Liga Wanita Indonesia atau Indonesia Women's League pada musim 2026/2027.

Sebelumnya, kesempatan untuk menjadi pesepakbola profesional terasa sulit bagi pemain muda putri Indonesia karena minimnya liga atau kasta tertinggi sepak bola putri. Ketiadaan jenjang karier yang jelas membuat para pemain kesulitan mengukur pencapaian mereka, bahkan untuk menembus Tim Nasional Indonesia Putri pun terasa sangat jauh.

Namun, situasi tersebut kini beranjak membaik berkat inisiatif Djarum Foundation yang gencar menggelar turnamen sepak bola putri. Rangkaian acara ini meliputi MilkLife Soccer Challlenge All-Star U-12, Hydroplus Soccer League (HPSL) All Star U-15 dan U-18, hingga Srikandi Merdeka Cup 2026. Ketiga ajang ini disebut sebagai trilogi sepak bola putri.

Dengan bergulirnya Liga Wanita Indonesia pada Oktober mendatang, jenjang karier sepak bola putri di Indonesia menjadi semakin terstruktur. Ekosistem sepak bola putri di Indonesia perlahan mulai terbentuk, yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi para pemain muda untuk mengejar cita-cita mereka.

Jazlyn Kayla, bek Garuda Pertiwi, mengungkapkan kegembiraannya atas perkembangan ini. Ia mengaku telah siap menghadapi tantangan dalam karier sepak bola, termasuk risiko cedera, dan bertekad untuk terus berkembang menjadi pesepakbola yang lebih baik. Jazlyn juga memiliki target untuk dapat bermain di level internasional, bahkan bermimpi untuk membela tim sepak bola wanita Real Madrid.

Program Director Srikandi Merdeka Cup 2026 sekaligus CEO Indonesia Women's League, Teddy Tjahjono, menambahkan bahwa FIFA juga memiliki program FIFA Festival Girls' untuk kategori U-15 di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan dukungan global terhadap perkembangan sepak bola putri. Teddy menilai bahwa dengan adanya berbagai jenjang kompetisi mulai dari usia muda hingga liga profesional, pembinaan sepak bola putri kini memiliki ekosistem yang lengkap. Langkah selanjutnya adalah bagaimana PSSI sebagai federasi dapat mengembangkan pembinaan ini secara berkelanjutan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.