bytedaily - Dilansir dari jalopnik.com, sebuah dealer Ford di Kansas harus menunda penyerahan unit F-250 yang telah terjual kepada pembelinya. Penundaan ini bukan disebabkan oleh masalah dokumen atau penipuan dealer, melainkan karena sebuah keluarga burung robin memilih menjadikan ban depan truk tersebut sebagai sarang. Akibatnya, truk tersebut kini dilindungi secara federal berdasarkan Migratory Bird Treaty Act.
Dalam unggahan Facebook, staf Olathe Ford Lincoln melaporkan bahwa mereka melihat seekor burung robin membangun sarang di ban depan sebelah penumpang sebuah Ford F-250 yang terparkir di halaman dealer pada awal Mei. Sejak itu, burung tersebut telah bertelur empat butir telur berwarna biru yang menetas pada 14 Mei. Staf dealer menyatakan bahwa 'induk kebanggaan kini mengawasi bayi-bayi baru mereka dengan sangat cermat'. Karena sarang tersebut dilindungi hukum federal dan tidak boleh diganggu, truk tersebut tidak dapat dipindahkan.
Pembeli F-250 tersebut dilaporkan sangat memahami situasi ini. "Kami ingin mengucapkan TERIMA KASIH yang sebesar-besarnya kepada pelanggan kami yang luar biasa baik dan pengertian, yang telah begitu sabar dan penuh perhatian sementara kami menunggu anak-anak burung ini tumbuh dewasa dan meninggalkan sarang dengan selamat," demikian bunyi unggahan Facebook tersebut. Tidak diketahui apakah pembeli sudah mengetahui keberadaan sarang saat melakukan kesepakatan atau tidak.
Tampaknya tidak ada pihak yang merasa terganggu dengan penundaan pengiriman truk ini. Staf dealer bahkan mengaku "sejujurnya, tim kami sudah terlalu berinvestasi pada bayi-bayi ini untuk terburu-buru mengeluarkannya sekarang." Ternyata, ini bukan kali pertama hewan menemukan tempat tinggal di kendaraan di dealer tersebut. Seorang karyawan menceritakan kepada KMBC 9 News, "Kami pernah menemukan kucing di mobil sebelumnya. Salah satu karyawan kami telah mengadopsi kucing yang kami temukan di salah satu truk. Dan hari ini, seseorang datang untuk mengganti oli, dan kami mengangkat kap mesin, dan di sana ada seekor induk oposum dengan sekitar tujuh bayi oposum. Jadi kami semua tertawa karena sekarang kami hanyalah tempat penyelamat hewan," kata pekerja Sammi Dodson.
Meskipun pemilik baru harus menunggu truknya, penundaan ini diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Menurut National Wildlife Federation, anak burung robin biasanya meninggalkan sarang sekitar dua minggu setelah menetas. Jika menetas pada 14 Mei, mereka diperkirakan akan meninggalkan sarang pada akhir bulan ini.
Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.