bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Upbit Indonesia telah mengumumkan penunjukan Irvan Tisnabudi sebagai Head of Operations. Dalam posisi barunya ini, Irvan akan bertanggung jawab untuk memimpin upaya penguatan operasional perusahaan, yang mencakup aspek keamanan, tata kelola, kepatuhan, manajemen risiko, serta pengembangan inovasi yang berfokus pada kebutuhan pengguna.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Upbit Indonesia untuk mendukung pertumbuhan industri aset digital yang aman dan berkelanjutan. Irvan Tisnabudi menekankan bahwa peningkatan adopsi aset kripto harus sejalan dengan penguatan perlindungan konsumen. Ia menyatakan, "Pertumbuhan industri aset kripto harus diiringi dengan meningkatnya standar perlindungan konsumen. Masyarakat perlu bisa membedakan dan memilah antara platform yang menerapkan standar yang top tier, dan yang mana yang tidak. Dalam investasi kripto volatilitas harga sudah tinggi, jangan sampai ada resiko tambahan seperti hacking atau asset exploit lagi."
Menurutnya, kemudahan akses terhadap layanan aset kripto memang memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat, namun hal ini juga berpotensi meningkatkan risiko penggunaan platform ilegal dan berkualitas rendah. "Masih banyak masyarakat yang mempercayakan dananya kepada platform yang tidak berizin dan berkualitas rendah. Masyarakat masih dibutakan dengan iming iming imbalan tinggi tapi tidak mempedulikan resiko yang datang bersama imbalan itu. Risiko yang dihadapi bukan hanya kehilangan aset, tetapi juga minimnya perlindungan ketika terjadi masalah. Karena itu, kami terus mengajak masyarakat untuk memilih platform yang memenuhi standar regulasi di Indonesia, supaya mereka bisa trading dan berinvestasi dengan tenang, dan masih bisa tidur nyenyak di malam hari," jelas Irvan.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk melakukan pemeriksaan terhadap legalitas, kualitas operasional, sistem keamanan, serta mekanisme perlindungan pengguna sebelum memilih platform aset kripto. Sebagai Head of Operations, Irvan akan memastikan seluruh proses operasional Upbit Indonesia berjalan selaras dengan standar global dan regulasi yang berlaku di Indonesia. "Di Upbit Indonesia, kami percaya bahwa kepercayaan dibangun melalui standar operasional dan standar global yang tinggi. Kita juga menerapkan standar tertinggi dalam menjalankan bisnis exchange yang top tier dan sesuai standar exchange top dunia. Kami terus memperkuat keamanan, tata kelola, kepatuhan, dan pengelolaan risiko; dan in parallel kita juga terus berinovasi supaya tidak ketinggalan dari sisi ini," katanya.
Upbit Indonesia memandang perkembangan teknologi blockchain dan sistem berbasis on-chain akan semakin terintegrasi dengan berbagai layanan keuangan. Namun, inovasi tersebut harus tetap didukung oleh pengawasan, tata kelola, dan keamanan yang kuat. "Perkembangan industri kripto berjalan sangat cepat dan perlahan akan menjamah semakin banyak orang. Kami percaya inovasi dan perlindungan konsumen harus berjalan beriringan. Kedepannya semakin banyak aspek dari traditional finance yang akan bermigrasi ke onchain, Upbit terus menghadirkan teknologi dan produk baru secara balanced dengan tetap menempatkan keamanan, kepatuhan, dan kepentingan pengguna sebagai prioritas utama," tambah Irvan.
Selain itu, Upbit Indonesia juga menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pemangku kepentingan lainnya dalam upaya membangun standar industri aset digital yang semakin kokoh.