bytedaily
Senin, 24 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Vietnam di Ambang Juara Piala AFF, Potensi Pecahkan Rekor dan Beri 'Tamparan' Bagi Indonesia

Redaksi 24 Agustus 2026 1 views
Vietnam di Ambang Juara Piala AFF, Potensi Pecahkan Rekor dan Beri 'Tamparan' Bagi Indonesia
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, tim nasional Vietnam selangkah lagi meraih gelar keempat mereka di Piala AFF jika berhasil mengalahkan Thailand pada pertandingan final leg kedua. Kemenangan 2-0 atas Thailand di leg pertama yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada Sabtu (22/8) menempatkan Vietnam dalam posisi menguntungkan.

Dua gol kemenangan Vietnam dicetak oleh Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai. Hasil ini membuat Vietnam, yang dilatih oleh Kim Sang Sik, memiliki keunggulan signifikan menjelang leg kedua yang akan digelar di Hanoi pada Rabu (26/8).

Apabila Vietnam berhasil mempertahankan keunggulan di leg kedua, trofi Piala AFF akan menjadi milik mereka. Gelar ini akan terasa sangat signifikan mengingat baik Vietnam maupun Indonesia sama-sama pernah mencapai final sebanyak enam kali. Timnas Indonesia enam kali menjadi runner-up pada edisi tahun 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Sementara itu, Vietnam yang kini menghadapi final keenamnya, berpotensi meraih gelar keempat. Sebelumnya, Vietnam telah menjuarai Piala AFF pada edisi 2008, 2018, dan 2024. Kemenangan di tahun 2024 juga menjadikan mereka sebagai juara bertahan di edisi 2026.

Selain potensi meraih gelar yang bisa dianggap sebagai 'tamparan keras' bagi Timnas Indonesia yang belum pernah juara, Vietnam juga berpeluang menyamai rekor Thailand dan Singapura sebagai tim yang mampu menjuarai turnamen dalam dua edisi berturut-turut. Singapura pernah meraihnya pada 2004 dan 2006, sementara Thailand, yang merupakan pengoleksi gelar terbanyak dengan tujuh trofi, telah melakukannya dalam tiga periode berbeda (2000-2002, 2014-2016, dan 2020-2022).


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.