bytedaily
Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Vietnam Gagal Lolos Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Turun ke Development Phase untuk 2029

Redaksi 07 September 2026 3 views
Vietnam Gagal Lolos Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Turun ke Development Phase untuk 2029
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Timnas Vietnam U-20 menutup Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan tiga kekalahan beruntun, yang berujung pada kegagalan lolos ke putaran final dan penurunan ke Development Phase untuk siklus berikutnya.

Vietnam berada di Grup C bersama Korea Utara, Iran, dan Palestina. Mereka memulai kampanye dengan kekalahan 0-3 melawan Korea Utara, kemudian kalah 1-2 dari Palestina, dan menutup pertandingan melawan Iran dengan skor 1-3. Akibat tiga hasil tersebut, tim Vietnam berakhir di posisi terendah grup dengan nol poin, mencetak hanya dua gol sekaligus kebobolan delapan gol.

Akibat kegagalan ini, Vietnam tidak hanya kehilangan tiket ke Piala Asia U-20 2027, tetapi juga terdegradasi ke Development Phase. Dalam format baru AFC, kompetisi dibagi menjadi Qualification Phase dan Development Phase; enam tim terbawah pada Qualification Phase akan turun ke Development Phase untuk periode kompetisi selanjutnya.

Development Phase berfungsi sebagai jalur bagi tim yang terdegradasi untuk kembali ke Qualification Phase. Tim‑tim di Development Phase dibagi ke dalam beberapa grup, dan dua tim teratas dari tiap grup berhak promosi ke Qualification Phase pada edisi berikutnya.

Dengan demikian, Vietnam tidak dapat langsung bersaing di Qualification Phase Piala Asia U-20 2029. Mereka harus terlebih dahulu berpartisipasi di Development Phase, dan hanya bila berhasil menempati dua posisi teratas grup akan memperoleh tiket promosi ke Qualification Phase 2029.

Media Vietnam mencatat hasil ini sebagai salah satu kegagalan terburuk timnas dalam satu dekade terakhir.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.