bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 21:56 WIB

Volvo Diizinkan Tetap Jual Mobil di Amerika Serikat

Redaksi 28 Mei 2026 12 views
Volvo Diizinkan Tetap Jual Mobil di Amerika Serikat
Ilustrasi visual (Sumber: jalopnik.com)

bytedaily - Menurut laporan jalopnik.com, Volvo Cars telah menerima persetujuan dari pemerintah Amerika Serikat yang memungkinkannya untuk terus menjual kendaraan di negara tersebut. Keputusan ini penting mengingat kebijakan administrasi Biden yang sebelumnya berusaha membatasi penjualan mobil dari perusahaan Tiongkok di pasar AS.

Volvo Cars, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Geely Holding asal Tiongkok, memerlukan otorisasi khusus dari Departemen Perdagangan AS untuk melanjutkan impor dan penjualan mobil yang terhubung dengan layanan digital. Aturan yang berlaku sejak Maret 2026 ini sebelumnya efektif melarang hampir semua mobil dan truk buatan Tiongkok atau yang menggunakan perangkat lunak dan keras dari Tiongkok.

Perusahaan menyatakan bahwa dengan otorisasi spesifik ini, Volvo Cars dapat melanjutkan rencana pertumbuhannya di Amerika Serikat. Hal ini menyusul kekhawatiran pemerintah AS terhadap potensi pengumpulan data melalui teknologi yang dikembangkan di Tiongkok.

Sementara itu, Ferrari mengalami penurunan saham yang signifikan setelah peluncuran mobil listrik pertamanya, Luce. Mobil empat pintu dengan lima tempat duduk yang dibanderol €550.000 ini dikembangkan dengan bantuan Jony Ive, mantan kepala desain Apple. Penurunan saham sebesar 8,4% di Milan dan 5,1% di New York mencerminkan kekhawatiran investor dan kritikus mengenai kesesuaian model baru ini dengan identitas merek Ferrari.

Seorang manajer portofolio di AcomeA SGR, Fabio Caldato, menyebutkan bahwa reaksi pasar terhadap Luce mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas mengenai ekspansi jajaran produk Ferrari ke segmen mobil listrik, serta kekecewaan estetika terhadap desain mobil tersebut.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi jalopnik.com.