bytedaily - Melansir laporan dari Automotive News, Volvo XC60, yang merupakan kendaraan terlaris merek tersebut, dilaporkan akan segera mendapatkan pembaruan signifikan. Pembaruan ini tidak hanya mencakup perubahan pada gaya dan teknologi, tetapi juga peningkatan drastis pada jangkauan berkendara listrik murni untuk varian plug-in hybrid-nya.
Saat ini, Volvo XC60 plug-in hybrid memiliki perkiraan jarak tempuh listrik murni 35 mil berdasarkan standar EPA. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa pembaruan mendatang akan meningkatkan kapasitas baterai, yang berpotensi menggandakan atau bahkan melipatgandakan jangkauan tersebut, mendekati angka 100 mil. Peningkatan ini diharapkan dapat membuat XC60 lebih kompetitif dibandingkan pesaingnya, seperti Mercedes-Benz GLC-class hybrid yang menawarkan jarak tempuh listrik 54 mil.
Selain peningkatan pada sistem hybrid, pembaruan XC60 juga diperkirakan akan membawa perubahan eksterior, termasuk lampu depan yang lebih ramping, desain grille yang berbeda, serta penyesuaian pada tata letak interior dan teknologi yang selaras dengan model Volvo EX60 EV. Perubahan ini diharapkan dapat menjaga popularitas XC60 hingga model penggantinya diluncurkan pada akhir dekade ini.
Sebagai informasi tambahan, mulai Januari mendatang, Volvo XC60 akan diproduksi di Amerika Serikat untuk pertama kalinya di pabrik Volvo di South Carolina. Pabrik tersebut juga memproduksi model listrik EX90 dan Polestar 3, serta nantinya akan memproduksi XC90 generasi berikutnya.