bytedaily - Melansir laporan dari rctiplus.com, Warisan Budaya Indonesia (WBI) berupaya mendorong kaum muda untuk memprioritaskan gaya hidup sehat sekaligus mengenal lebih dalam kekayaan budaya Nusantara melalui program WBI Fashion Padel Nusantara.
Acara yang merupakan bagian dari rangkaian menuju perayaan lima tahun WBI ini diselenggarakan di Margot Padel, Jakarta Selatan, pada tanggal 7 hingga 8 Agustus 2026. Dengan mengusung tema Fashion Padel Nusantara, kegiatan ini menggabungkan elemen olahraga, mode, kebudayaan, kreativitas, dan aktivitas sosial.
Melalui penyelenggaraan turnamen padel, WBI bertujuan untuk menginspirasi generasi muda agar menjadikan olahraga sebagai komponen penting dalam gaya hidup sehat. Bersamaan dengan itu, para peserta juga diajak untuk mengenal lebih dekat ragam wastra Nusantara yang dapat diaplikasikan dalam gaya busana kontemporer.
WBI Fashion Padel Nusantara dirancang dengan beberapa kategori pertandingan agar dapat diikuti oleh pemain dari berbagai komunitas. Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, acara ini juga berfungsi sebagai wadah kolaborasi yang menyatukan unsur olahraga, budaya, dan kreativitas.
Salah satu segmen yang menarik perhatian adalah kompetisi fashion, di mana peserta bebas menampilkan gaya mereka sekreatif mungkin dengan tetap mengintegrasikan unsur budaya Indonesia. Konsep ini memungkinkan peserta untuk tidak hanya bersaing di lapangan, tetapi juga mengekspresikan identitas budaya mereka melalui pilihan busana.
Rangkaian acara ini juga dimeriahkan oleh pertandingan ekshibisi yang melibatkan beberapa selebriti dan figur publik. Kehadiran mereka turut menambah kemeriahan dan membangkitkan minat masyarakat terhadap olahraga padel.
Sentuhan budaya juga terlihat pada dekorasi area lapangan. Desain grafis di arena padel dibuat secara khusus oleh Parang Kencana dengan mengambil inspirasi dari motif Mawar Barong. Motif ini melambangkan keseimbangan antara keberanian yang diwakili oleh daun berduri dan keindahan yang tercermin dari kelopak bunga.
Perpaduan warna-warna cerah pada desain lapangan turut menciptakan atmosfer yang lebih dinamis. Para pemain ditantang tidak hanya untuk menunjukkan kemampuan dan daya tahan mereka selama pertandingan, tetapi juga diberi ruang untuk mengekspresikan gaya dan kebebasan berekspresi melalui fashion.
Kolaborasi antara dunia olahraga dan budaya juga diaplikasikan pada merchandise yang disediakan bagi para peserta, meliputi jaket, topi, kaos, dan berbagai perlengkapan lainnya.