bytedaily
Jumat, 01 Mei 2026 - 00:21 WIB

WhatsApp Uji Coba Langganan Berbayar dengan Fitur Kosmetik

Redaksi 21 April 2026 6 views
WhatsApp Uji Coba Langganan Berbayar dengan Fitur Kosmetik
Ilustrasi visual (Sumber: techcrunch.com)

bytedaily - Dilansir dari techcrunch.com, WhatsApp dilaporkan sedang menguji coba tingkatan langganan baru yang disebut WhatsApp Plus. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membayar kustomisasi seperti ikon aplikasi, tema, dan nada dering, namun sebagian besar bersifat kosmetik dan tidak menawarkan banyak peningkatan fungsionalitas.

Pengujian ini dikonfirmasi oleh juru bicara Meta, yang menyatakan bahwa WhatsApp Plus dirancang bagi pengguna yang menginginkan lebih banyak cara untuk mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka. Fitur premium yang diuji coba mencakup penambahan chat yang disematkan (pinned chats), daftar kustom, tema chat baru, dan lainnya. Meta menekankan bahwa mereka memulai dengan pengujian kecil untuk mengumpulkan umpan balik.

Meskipun harga belum diumumkan secara resmi, laporan dari WABetaInfo menyebutkan kemungkinan biaya bulanan sebesar €2,49 di Eropa dan 229 PKR (sekitar $0,82) di Pakistan. Uji coba ini juga dilaporkan menawarkan periode percobaan gratis selama satu bulan.

Selain tema dan nada dering kustom, langganan ini akan memungkinkan pengguna untuk menyematkan hingga 20 chat, peningkatan dari batas tiga chat pada versi gratis. Pengguna juga dapat menerapkan tema, nada dering, dan nada notifikasi tertentu ke daftar chat mereka. Penting untuk dicatat bahwa tidak ada penyebutan mengenai penghapusan iklan dari fitur Status, yang mulai menampilkan iklan tahun lalu.

WhatsApp pernah mengenakan biaya langganan $1 di beberapa wilayah lebih dari satu dekade lalu, namun setelah diakuisisi oleh Facebook, biaya tersebut dihapuskan pada tahun 2016. Sejak saat itu, model bisnisnya berfokus pada memungkinkan perusahaan menjangkau pengguna melalui WhatsApp dan membuat iklan klik-ke-WhatsApp.

Model bisnis ini telah berkembang menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi Meta. Perusahaan melaporkan peningkatan pendapatan sebesar 54% year-on-year menjadi $801 juta pada kuartal keempat 2025, yang sebagian besar didorong oleh pesan berbayar di WhatsApp. Pendapatan WhatsApp bahkan melampaui tingkat tahunan $2 miliar pada kuartal yang sama.

Mengingat WhatsApp Plus masih dalam tahap awal pengujian di pasar terbatas, hanya sebagian kecil dari lebih dari 3 miliar basis pengguna WhatsApp yang akan memiliki akses ke paket berbayar ini. Oleh karena itu, fitur ini diperkirakan tidak akan memberikan dampak signifikan pada neraca keuangan perusahaan dalam waktu dekat.


Sumber asli: Artikel ini disadur dari publikasi techcrunch.com.