bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, XLSMART menargetkan perluasan jaringan 5G hingga 101 kota di Indonesia pada akhir 2026. Perusahaan menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas konektivitas dan meningkatkan kualitas layanan digital.
Ekspansi jaringan akan didukung tambahan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, integrasi jaringan, serta fiberisasi BTS. Upaya itu ditujukan untuk memperluas cakupan dan kapasitas jaringan sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan.
Direktur sekaligus Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, mengatakan integrasi jaringan hampir rampung dan akan membantu mempercepat perluasan layanan 5G. Ia menyampaikan hal tersebut di Surabaya, Jawa Timur, pada awal September.
Target 101 kota itu merupakan perubahan dari rencana sebelumnya, yakni 88 kota. XLSMART memperoleh tambahan spektrum frekuensi tersebut melalui lelang yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital pada Juli.
Perusahaan juga menaikkan panduan alokasi belanja modal atau capex 2026 menjadi Rp20 triliun, dari sebelumnya Rp15 triliun. XLSMART menyatakan penguatan infrastruktur diperlukan untuk mengimbangi kebutuhan layanan digital yang terus berkembang.
XLSMART menyebut memiliki lebih dari 265.000 BTS di seluruh Indonesia, dengan mayoritas mendukung jaringan 5G dan 4G. Perusahaan terus meningkatkan kapasitas, cakupan, dan kualitas jaringan.
Dalam Survei Profil Internet Indonesia 2026 yang diumumkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada Juni, jumlah pengguna internet tercatat 235,26 juta jiwa atau 81,72 persen dari total populasi 287,30 juta jiwa. Survei tersebut mencatat penetrasi internet sebesar 90,34 persen pada generasi Milenial dan 89,02 persen pada Gen Z.