bytedaily
Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:25 WIB

YouTube Diproyeksikan Berkontribusi Rp8,4 Triliun pada PDB Indonesia 2025

Redaksi 23 Juli 2026 17 views
YouTube Diproyeksikan Berkontribusi Rp8,4 Triliun pada PDB Indonesia 2025
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, ekosistem YouTube diperkirakan akan memberikan kontribusi sebesar Rp8,4 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2025. Menurut Google, ide-ide kreatif di Indonesia telah berkembang menjadi profesi utama yang berkelanjutan melalui platform ini, dengan banyak kreator yang awalnya mengelola kanal pribadi kini beralih menjadi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian.

Veronica Utami, Country Director Google Indonesia, menyatakan bahwa dampak ekosistem YouTube meluas ke berbagai sektor, termasuk studio, pemasok, dan penyedia layanan lokal di seluruh Indonesia, yang turut mengalami pertumbuhan. Sebuah penelitian dari Oxford Economics mengungkap bahwa ekosistem kreatif YouTube diprediksi akan menopang lebih dari 190 ribu lapangan kerja penuh waktu di Indonesia pada tahun 2025. Selain itu, sebanyak 81 persen kreator di Indonesia memanfaatkan YouTube untuk mendapatkan penghasilan dan menjangkau audiens internasional.

Perkembangan ekosistem kreatif YouTube di Indonesia juga didukung oleh kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI). Laporan Public First menunjukkan bahwa hampir dua pertiga pengguna di Indonesia memiliki tingkat kecakapan menengah hingga mahir dalam penggunaan AI, angka ini lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat. Tingkat kecakapan ini dinilai siap untuk terus berkembang lebih lanjut, di mana 49 persen pengguna AI di Indonesia berada pada kategori menengah.

Adopsi AI ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kreativitas di Indonesia. Tools AI generatif berpotensi membuka lebih luas potensi kreatif, meningkatkan produktivitas dan inovasi di sektor kreatif, serta membantu berbagai tugas kreatif di seluruh perekonomian. Public First memproyeksikan potensi ekonomi sebesar Rp66 triliun per tahun dari penerapan penuh alat media generatif yang didukung AI. Pemanfaatan AI diperkirakan akan menghemat 390 jam kerja per tahun bagi pekerja sektor kreatif, setara dengan 50 hari kerja. Lebih lanjut, AI diproyeksikan dapat melahirkan 1,8 juta kreator baru pada tahun 2035 dan meningkatkan 30 persen keseluruhan lapangan pekerjaan di sektor kreatif formal dalam satu dekade mendatang.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.