bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 17:02 WIB

YouTube Perketat Syarat Monetisasi dan Ubah Mekanisme Pendapatan Shorts Mulai 2027

Redaksi 13 Agustus 2026 7 views
YouTube Perketat Syarat Monetisasi dan Ubah Mekanisme Pendapatan Shorts Mulai 2027
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, YouTube akan menerapkan perubahan signifikan pada YouTube Partner Program (YPP), termasuk syarat baru bagi kreator dan cara perhitungan pendapatan dari konten Shorts. Perubahan ini, yang pertama kali diumumkan pada 10 Agustus 2026, akan mulai berlaku efektif pada 1 Februari 2027.

Menurut pengumuman resmi YouTube, para kreator dapat meninjau dan menyetujui ketentuan baru tersebut melalui YouTube Studio. Perubahan ini merupakan pembaruan terbesar pada YPP sejak tahun 2018, yang saat ini telah diikuti oleh lebih dari 3 juta kreator.

YouTube juga akan memperluas ketersediaan layanan YouTube Premium Lite ke seluruh negara tempat YouTube Premium tersedia. Layanan ini menawarkan pengalaman menonton tanpa iklan, kemampuan mengunduh konten untuk ditonton secara offline, serta pemutaran di latar belakang. Pendapatan dari langganan ini akan dikelola melalui kumpulan pendapatan khusus, di mana 30 persen dari pendapatan bersih langganan Premium dan 60 persen dari Premium Lite dialokasikan untuk kreator.

Dana yang terkumpul akan didistribusikan kepada kreator berdasarkan waktu tonton dan jumlah tayangan dari pelanggan. Alokasi bagi hasil adalah 55 persen untuk video berdurasi panjang dan 45 persen untuk Shorts. YouTube mengindikasikan bahwa kreator cenderung memperoleh pendapatan lebih tinggi dari pelanggan Premium dibandingkan dari iklan.

Mulai 1 Februari 2027, distribusi pendapatan Shorts akan berubah. Kreator baru yang ingin mendapatkan bagi hasil dari iklan dan langganan di Shorts harus mencapai 10 juta tayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari terakhir. Kanal yang belum memenuhi ambang batas ini tetap dapat memperoleh pendapatan dari konten berdurasi panjang, dan bagi hasil Shorts akan aktif kembali secara otomatis jika jumlah tayangan yang dipersyaratkan tercapai.

Bagi kreator baru yang ingin bergabung dengan YPP dan mendapatkan bagi hasil dari iklan serta Premium, persyaratan baru akan diterapkan. Mereka harus memiliki 8.000 jam waktu tonton yang memenuhi syarat dalam 365 hari terakhir, atau mengumpulkan 20 juta tayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari terakhir. Perubahan ini hanya berlaku untuk kreator yang baru mendaftar, sementara kreator yang sudah tergabung dalam YPP tidak akan terpengaruh oleh aturan baru ini.

YouTube juga berencana memperkenalkan program insentif baru untuk memperluas peluang pendapatan, termasuk bonus YouTube Shopping, insentif untuk kesepakatan dengan merek, dan dukungan bagi kreator yang memicu tren baru. Rincian lebih lanjut mengenai program ini akan diumumkan di kemudian hari. Persyaratan untuk fitur pendanaan penggemar dan produk belanja tetap tidak berubah.

Perubahan ini dilakukan seiring dengan peningkatan penggunaan platform YouTube, yang mencatat lebih dari 200 miliar tayangan Shorts setiap hari dan lebih dari 1 miliar jam waktu tonton di televisi setiap hari. Kreator diimbau untuk meninjau dan menyetujui ketentuan baru di YouTube Studio sebelum tanggal efektif pemberlakuan aturan tersebut.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.