bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 02:56 WIB

562 Kelompok Warga Jakarta Tingkatkan Ketahanan Pangan Melalui Urban Farming

Redaksi 23 Juni 2026 11 views
562 Kelompok Warga Jakarta Tingkatkan Ketahanan Pangan Melalui Urban Farming
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, sebanyak 562 kelompok warga di Jakarta turut serta dalam upaya penguatan ketahanan pangan dan lingkungan perkotaan melalui gerakan urban farming. Kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Gerakan 'Tanam Raya Bersama Jakarta' yang mencapai puncaknya pada Jumat (19/6) menjadi bagian dari rangkaian menuju Panen Raya Serentak DKI Jakarta. Acara ini melibatkan ratusan kelompok tani urban di lima wilayah kota administrasi. PT East West Seed Indonesia (Ewindo) atau Cap Panah Merah turut berpartisipasi dengan menyediakan benih hortikultura unggul, edukasi budidaya, dan pendampingan teknis.

Sepanjang tahun, gerakan ini dilaksanakan secara bertahap di lima wilayah kota administrasi dengan komoditas hortikultura yang disesuaikan karakteristik daerah. Jakarta Selatan memulai dengan Labu Madu F1, diikuti Jakarta Pusat dengan Tomat Martha F1, Jakarta Utara dengan Semangka Palguna F1, Jakarta Timur dengan Jagung Manis Bonanza MB F1, dan Jakarta Barat menutup rangkaian dengan Labu Madu F1 serta Melon Kuning Alisha F1.

Sebelum penanaman, peserta dibekali edukasi mengenai teknik budidaya, pemanfaatan lahan sempit, dan penggunaan benih bermutu. Pendampingan berkala dilakukan di 42 kecamatan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal hingga masa panen. Vice President Director PT East West Seed Indonesia, Isak Heryawan, menyatakan bahwa keterlibatan perusahaan ini merupakan komitmen untuk mendukung inisiatif yang mendekatkan masyarakat dengan pertanian. Ia menambahkan bahwa ketahanan pangan kota berawal dari ketahanan lingkungan dan keterlibatan masyarakat, serta mengapresiasi upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong urban farming.

Bagi Jakarta, pertanian perkotaan tidak hanya solusi penguatan ketahanan pangan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kota yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim. Kebun di berbagai lokasi seperti pekarangan rumah, RPTRA, gang hijau, hingga atap gedung, berfungsi menambah ruang hijau produktif, memperbaiki kualitas udara, dan memperpendek rantai distribusi pangan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.