bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 04:10 WIB

ThaiBev Manfaatkan Energi Terbarukan dan Ekonomi Sirkular untuk Keunggulan Industri Hijau Thailand

Redaksi 04 Juli 2026 1 views
ThaiBev Manfaatkan Energi Terbarukan dan Ekonomi Sirkular untuk Keunggulan Industri Hijau Thailand
Ilustrasi visual (Sumber referensi: nationthailand.com)

bytedaily - Melansir laporan dari nationthailand.com, ThaiBev, sebuah grup minuman regional, menunjukkan pergeseran industri manufaktur di Thailand menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Perusahaan ini mengintegrasikan energi terbarukan seperti panel surya, biogas, dan biomassa, serta menerapkan sistem pengemasan sirkular untuk meningkatkan daya saing.

Inisiatif keberlanjutan ThaiBev mencakup target ambisius yang telah diverifikasi oleh Science Based Targets initiative (SBTi). Perusahaan ini menargetkan pengurangan emisi Scope 1 dan 2 sebesar 42% serta emisi Scope 3 sebesar 25% pada tahun 2030, dibandingkan dengan tahun dasar 2023. Lebih lanjut, ThaiBev berupaya mencapai emisi gas rumah kaca nol bersih di seluruh Scope 1, 2, dan 3 pada tahun 2050, dengan target penggunaan energi terbarukan sebesar 50% pada tahun 2030.

Pemasangan panel surya menjadi salah satu simbol paling terlihat dari upaya ini. ThaiBev telah mengimplementasikan instalasi panel surya atap dan terapung di Thailand, Myanmar, Vietnam, Singapura, dan Malaysia, dengan kapasitas terpasang total 87,51 MWp. Pada tahun fiskal 2025, panel surya ini menghasilkan 83.519 MWh, mengurangi biaya listrik jaringan sebesar 301,68 juta baht, dan memangkas emisi gas rumah kaca setara 41.178 ton CO2. Untuk tahun 2026, perusahaan berencana menambah kapasitas surya sebesar 12,84 MWp di Thailand dan Vietnam dengan investasi sekitar 165,62 juta baht.

Selain energi surya, ThaiBev juga memanfaatkan sumber energi lain seperti biogas yang dihasilkan dari produk sampingan distilasi alkohol dan metana dari pengolahan air limbah, serta boiler biomassa yang menggunakan bahan organik seperti serpihan kayu, sekam padi, dan cangkang sawit. Langkah ini mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengubah limbah menjadi sumber energi industri.

Dalam hal pengemasan, ThaiBev menerapkan konsep sirkular dengan membangun sistem pengumpulan dan daur ulang untuk material seperti kaca, kertas, aluminium, dan PET. Perusahaan juga memperkenalkan inovasi seperti kaleng aluminium yang lebih ringan, botol PET 100% daur ulang untuk produk tertentu, serta program pemulihan kemasan melalui jaringan komunitas dan mitra.

Upaya keberlanjutan ThaiBev telah mendapat pengakuan internasional. Perusahaan ini telah menjadi anggota DJSI World selama sembilan tahun berturut-turut dan anggota Emerging Market selama sepuluh tahun berturut-turut hingga Desember 2025. Selain itu, ThaiBev meraih nilai sempurna dalam tujuh dari 23 kriteria pada Corporate Sustainability Assessment S&P Global, serta skor CDP A untuk perubahan iklim dan A– untuk keamanan air.

Bagi Thailand, inisiatif ini menunjukkan bahwa industri hijau dapat dikembangkan secara lokal, memanfaatkan sumber daya alam seperti sinar matahari, dan ditingkatkan skalanya melalui industri di Thailand untuk mendukung masa depan ASEAN yang berkelanjutan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media nationthailand.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.