bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:58 WIB

700 Delegasi Muda dari 25 Negara Bahas Isu Global di Bali

Redaksi 14 Oktober 2026 6 views
700 Delegasi Muda dari 25 Negara Bahas Isu Global di Bali
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, sekitar 700 delegasi muda dari 25 negara mengikuti Asia World Model United Nations (AWMUN) XV di Bali. Mereka membahas isu perubahan iklim, krisis air, perdamaian, dan inklusi sosial melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Forum yang digelar pada 2–5 Oktober 2026 itu diikuti peserta dari sejumlah negara, termasuk Australia, Bangladesh, Hungaria, India, Indonesia, Irlandia, Jepang, Malaysia, Filipina, Afrika Selatan, Singapura, Thailand, dan Uganda. Para peserta berlatih diplomasi, negosiasi, serta kerja sama internasional.

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, yang membuka acara, menyoroti dampak perubahan iklim yang berbeda bagi tiap kelompok masyarakat. Ketersediaan air, misalnya, berpengaruh terhadap hasil panen petani, mata pencaharian warga pesisir, serta akses air bersih dan risiko banjir di perkotaan. Ia menyampaikan bahwa solusi perlu mempertimbangkan kondisi masyarakat dan ekosistem yang rentan.

Selain perubahan iklim, para delegasi membahas keterkaitan perdamaian, keamanan air, keberlanjutan lingkungan, dan inklusi sosial. Presiden International Global Network (IGN) Muhammad Fahrizal mengatakan generasi muda perlu mengembangkan kemampuan berdialog dan bekerja sama di tengah perbedaan. Ia juga menekankan bahwa tantangan global perlu ditangani dengan melihat hubungan antarpersoalan.

Dalam simulasi, peserta bertindak sebagai perwakilan negara. Mereka melakukan riset, menyampaikan posisi, bernegosiasi, membentuk aliansi, dan merancang resolusi bersama mengikuti prosedur diplomasi PBB. AWMUN XV menghadirkan sejumlah dewan persidangan yang dipandu Board of Dais dari berbagai negara.

Rangkaian kegiatan berakhir pada 5 Oktober 2026 melalui AWMUN Multistakeholder Forum. Kegiatan itu mempertemukan Direktur United Nations Information Centre (UNIC), perwakilan organisasi nonpemerintah lokal di Bali, Board of Dais, delegasi terpilih, dan sejumlah kepala sekolah di Bali.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.