bytedaily - Melansir laporan dari developingtelecoms.com, AIS Business bersama Microsoft Thailand telah meluncurkan inisiatif bernama "AI Ready for SMEs" pada Kamis lalu. Program ini bertujuan untuk mendorong adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) di Thailand dengan menyediakan solusi AI yang disesuaikan.
Inisiatif ini berfokus pada tiga pilar utama: memfasilitasi akses ke solusi AI, mengembangkan keterampilan yang diperlukan, dan membina inovasi AI. Hal ini akan diwujudkan melalui paket khusus, penyelenggaraan acara tatap muka di seluruh negeri untuk meningkatkan aksesibilitas solusi, serta penyediaan templat agen AI yang sudah jadi.
Sebagai contoh, paket "SME AI Ready" dari AIS kini terintegrasi dengan Microsoft 365 dan Copilot, serta didukung oleh layanan pelanggan AIS. Inisiatif ini juga memperkenalkan templat agen AI yang dapat digunakan di Copilot, memungkinkan UMKM untuk membangun dan menyesuaikan agen sesuai fungsi bisnis spesifik mereka. Solusi Business Assistant AI menjadi salah satu contoh awal yang menawarkan wawasan dan rekomendasi kepada pemilik bisnis untuk meningkatkan efisiensi.
Lebih lanjut, AIS dan Microsoft berencana menyelenggarakan serangkaian acara edukasi di Bangkok dan provinsi-provinsi ekonomi utama. Targetnya adalah melatih lebih dari 700 pengusaha UMKM mengenai kapabilitas AI sebelum akhir tahun ini. Microsoft juga akan menghadirkan kurikulum pelatihan Microsoft Elevate ke platform online AIS, memberikan kesempatan bagi UMKM untuk belajar dan mengembangkan keterampilan sesuai kecepatan mereka.
Phupa Akavipat, chief enterprise business officer untuk AIS, menyatakan bahwa dengan UMKM yang menyumbang 99,6% dari seluruh bisnis di Thailand, inisiatif ini bertujuan membantu mereka mengadopsi AI secara aman, efisien, dan praktis demi meningkatkan daya saing jangka panjang serta pertumbuhan berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa lokakarya dan program pemberdayaan yang akan datang akan memberikan panduan praktis dan langsung untuk membantu UMKM berhasil mengimplementasikan AI.
Dhanawat Suthumpun, MD untuk Microsoft Thailand dan Emerging Markets, menambahkan bahwa hambatan seperti keterbatasan keterampilan, talenta, dan anggaran yang seringkali menghambat transformasi digital bagi bisnis kecil, kini semakin berkurang di era AI. Hal ini memungkinkan UMKM untuk lebih mudah mengadopsi teknologi, meningkatkan efisiensi, menurunkan biaya, membuat keputusan yang lebih cerdas, dan mencapai pertumbuhan yang nyata.
Layanan dan paket dari inisiatif "AI Ready for SMEs" ini akan tersedia mulai pertengahan Juni hingga September 2026.