bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Alex Lanier telah mencatatkan sejarah sebagai juara tunggal putra pertama dari Prancis yang berhasil meraih gelar di Kejuaraan Dunia BWF. Prestasi gemilang ini diraihnya setelah mengalahkan Kodai Naraoka dalam pertandingan final yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, India, pada Minggu (23/8) petang WIB.
Dalam partai puncak, Lanier menampilkan performa yang sangat solid. Ia sukses menundukkan Naraoka melalui dua gim langsung dengan skor akhir 21-11 dan 21-11. Pertandingan gim pertama sempat berlangsung ketat di awal, dengan Naraoka memimpin tipis 4-3. Namun, Lanier segera bangkit dan mengamankan tiga poin berikutnya untuk berbalik unggul 6-3. Naraoka sempat membalas dengan merebut empat poin beruntun dan unggul 9-7. Lanier kemudian mengambil inisiatif menyerang dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 12-9. Dominasinya berlanjut dengan meraih tujuh poin beruntun, membawanya unggul jauh 19-10 sebelum akhirnya memenangkan gim pertama 21-11.
Di gim kedua, Lanier mengawali dengan keunggulan 3-1 berkat smes kerasnya yang tidak dapat dikembalikan oleh Naraoka. Meskipun pertarungan kembali berjalan alot, Lanier sempat unggul 8-3. Naraoka berhasil memperkecil ketertinggalan dengan merebut empat poin beruntun, membuat skor menjadi 7-8. Lanier kembali memimpin dengan skor 9-8, sebelum akhirnya memperlebar keunggulan menjadi 13-8. Poin demi poin terus diraih Lanier, yang memungkinkannya unggul enam poin di pertengahan gim kedua dengan kedudukan 17-11. Akhirnya, Lanier berhasil menyelesaikan perlawanan Naraoka dengan skor 21-11 di gim kedua, sekaligus mengunci gelar juara tunggal putra Kejuaraan Dunia BWF 2026.