bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Altman Sebut Dampak Negatif AI Perlu Diterima demi Manfaat Teknologi

Redaksi 07 Oktober 2026 12 views
Altman Sebut Dampak Negatif AI Perlu Diterima demi Manfaat Teknologi
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, CEO OpenAI Sam Altman berpendapat masyarakat perlu menerima risiko dampak negatif kecerdasan buatan (AI) agar dapat memperoleh manfaat dari teknologi tersebut.

Dalam wawancara di podcast Decoded, Altman ditanya mengenai perbedaan pendekatan keselamatan AI antara OpenAI dan pesaingnya, Anthropic. Ia mengatakan OpenAI meyakini sejumlah dampak negatif perlu ditoleransi agar teknologi AI dapat dimanfaatkan secara luas.

Altman menyebut peretasan, penipuan, dan dampak buruk lain sebagai risiko yang mungkin muncul. Menurutnya, AI berpotensi memberikan manfaat yang lebih besar bagi manusia. Ia juga mengatakan pendekatan regulasi yang lebih fleksibel berarti masyarakat perlu menerima bahwa dampak negatif dapat terjadi seiring upaya membangun ketahanan terhadap perkembangan AI.

Altman menyatakan dirinya tidak memilih pendekatan yang menjamin tidak akan ada peretasan besar, penyalahgunaan teknologi, penipuan, maupun dampak buruk lainnya. Ia meyakini dampak positif AI akan lebih besar daripada dampak negatifnya.

Pernyataan tersebut menuai kritik. Gubernur Florida Ron DeSantis menolak jika kebijakan keselamatan untuk masyarakat luas ditentukan oleh sejumlah kecil pemimpin perusahaan teknologi. Pemerintah Florida juga meminta hakim melarang OpenAI mengembangkan model AI baru tanpa batasan keselamatan yang disetujui pihak ketiga.

Gary Marcus, profesor emeritus di New York University, menilai pernyataan Altman menyiratkan bahwa masyarakat harus menerima bertambahnya kekayaan dan kekuasaan para pengusaha teknologi.

Perhatian terhadap keselamatan AI meningkat setelah Jacob Coxon, mantan ilmuwan Anthropic dan OpenAI, bersaksi bahwa AI dapat memusnahkan umat manusia. Kekhawatiran serupa kemudian disampaikan sejumlah karyawan dan mantan karyawan perusahaan AI besar.

Altman dan CEO Anthropic Dario Amodei juga pernah menyerukan agar pengembangan AI dihentikan sementara. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak usulan tersebut dan menyebut peringatan para pakar tentang AI yang dapat memusnahkan umat manusia serta menghancurkan dunia sebagai hoaks.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.