bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Alwi Farhan Jadikan Kekalahan di Kejuaraan Dunia BWF Sebagai Pelajaran Hadapi Tekanan

Redaksi 22 Agustus 2026 2 views
Alwi Farhan Jadikan Kekalahan di Kejuaraan Dunia BWF Sebagai Pelajaran Hadapi Tekanan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Alwi Farhan menyatakan bahwa kekalahan di perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 menjadi pengalaman berharga untuk menghadapi tekanan pertandingan besar. Langkah Alwi terhenti di tangan Chou Tien Chen asal Taiwan pada pertandingan yang digelar di New Delhi, India, Jumat (21/8).

Sebagai unggulan ke-11, Alwi harus mengakui keunggulan unggulan keenam, Chou Tien Chen, setelah kalah dua gim langsung dengan skor 15-21, 15-21. Meskipun bersyukur bisa mencapai babak perempat final, Alwi mengungkapkan kekecewaan karena hasil tersebut tidak sesuai dengan ekspektasinya.

Menurut Alwi, Chou Tien Chen tampil agresif sejak awal pertandingan dan terus mencari celah untuk menyerang, sehingga menyulitkan Alwi untuk mengembangkan permainannya. Kondisi lapangan yang memiliki perbedaan arah angin yang signifikan juga menjadi kendala bagi Alwi untuk mengimbangi lawannya yang memiliki pukulan lebih bertenaga.

"Dari awal Chou sangat aktif mencari serangan dan beberapa kali membuat saya serba salah. Dengan kondisi lapangan seperti ini, tenaganya yang besar membuat dia benar-benar bisa memegang kendali," ujar Alwi.

Chou Tien Chen berhasil mempertahankan dominasinya di kedua gim, membatasi peluang Alwi untuk membangun momentum. Alwi menyadari bahwa pengalaman ini menunjukkan perlunya peningkatan dalam mengelola situasi saat menghadapi tekanan dalam pertandingan besar.

Meskipun merasa kecewa, Alwi memilih untuk menerima hasil tersebut sebagai bagian dari proses peningkatan level permainannya untuk turnamen mendatang. Ia menegaskan akan terus belajar mengatasi tekanan besar dan tetap percaya pada rencana Tuhan sambil terus berusaha.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.