bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Amri/Nita Kalah Dramatis di Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 Setelah Pertarungan 97 Menit

Redaksi 22 Agustus 2026 1 views
Amri/Nita Kalah Dramatis di Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 Setelah Pertarungan 97 Menit
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, harus menelan kekalahan dari ganda nomor satu dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, dalam babak semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026. Pertandingan yang berlangsung di Indira Gandhi Arena pada Sabtu (22/8) tersebut memakan waktu 97 menit.

Pertarungan di gim pertama berlangsung sangat ketat sejak awal. Amri/Nita sempat unggul, namun Feng/Huang berhasil menyamakan kedudukan. Kedua pasangan saling kejar mengejar poin, menciptakan beberapa kali skor imbang. Meskipun sempat tertinggal, Amri/Nita menunjukkan determinasi tinggi dan berhasil membalikkan keadaan untuk memenangkan gim pertama dengan skor 22-20.

Gim kedua juga tidak kalah sengit. Kedua pasangan kembali menampilkan permainan solid hingga paruh gim. Namun, Feng/Huang berhasil mengambil alih kendali dan menciptakan jarak poin yang signifikan. Pasangan ganda nomor satu dunia itu akhirnya mengamankan gim kedua dengan skor 21-14.

Memasuki gim ketiga, tensi pertandingan semakin meningkat. Amri/Nita sempat menyamakan kedudukan beberapa kali, namun Feng/Huang kembali menunjukkan kelasnya. Dalam situasi genting, Amri/Nita berhasil menyamakan skor menjadi 20-20. Sayangnya, perjuangan mereka terhenti setelah kalah tipis 20-22 di gim penentu.

Kekalahan ini memastikan tidak ada lagi wakil Indonesia yang melaju ke partai final Kejuaraan Dunia BWF 2026.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.