bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Google dilaporkan tengah mempersiapkan peluncuran sistem operasi Android 17 yang secara internal dikenal dengan nama "Cinnamon Bun". Pembaruan ini diperkirakan akan segera hadir dan membawa sejumlah perubahan signifikan pada antarmuka pengguna, sektor keamanan, serta peningkatan performa.
Meskipun tanggal rilis resmi belum diumumkan, berdasarkan pola sebelumnya, Android 17 kemungkinan akan diresmikan pada konferensi Google I/O di bulan Mei, diikuti dengan perilisan versi stabil untuk ponsel Pixel sekitar Juni 2026.
Salah satu pembaruan visual terbesar yang akan dinikmati pengguna non-Pixel adalah implementasi antarmuka Material 3 Expressive. Desain ini akan menyajikan animasi yang lebih natural, ikon dan tipografi baru, efek blur, palet warna yang segar, serta tampilan yang diperbarui untuk berbagai aplikasi Google. Fitur ini sebelumnya telah diuji pada ponsel Pixel melalui pembaruan Android 16 QPR1.
Dalam hal produktivitas, Android 17 dikabarkan akan menyertakan Desktop Mode dengan berbagai penyesuaian, dukungan yang lebih baik untuk perangkat touchpad dan mouse, serta opsi pembagian layar 90:10 untuk multitasking di perangkat seluler. Selain itu, pengguna akan menemukan widget di layar kunci, notifikasi panggilan masuk yang tidak mengganggu, navigasi Recents yang lebih responsif, dan pintasan keyboard yang dapat disesuaikan.
Sektor keamanan juga mendapat perhatian dengan diperkenalkannya Intrusion Logging untuk mencatat aktivitas mencurigakan. Fitur Identity Check kini diperluas cakupannya ke aplikasi dan perangkat jam tangan. Peningkatan lainnya meliputi Secure Lock Device, opsi untuk menonaktifkan kunci setelah beberapa kali gagal autentikasi, dan penguatan pada Factory Reset Protection.
Android 17 juga akan menyertakan Parental Controls yang terintegrasi secara bawaan dan notifikasi otomatis ketika zona waktu perangkat berubah. Fitur-fitur visual tambahan mencakup ikon bertema otomatis, Dark theme yang lebih menyeluruh, Mode Cahaya Rendah (Low Light Mode), peningkatan kecerahan HDR, serta opsi untuk menonaktifkan efek blur pada latar belakang.
Untuk layar kunci, akan tersedia tampilan Always On Display dengan opsi wallpaper yang diburamkan. Pengaturan suara juga akan ditata ulang agar lebih mudah diakses dan terorganisir. Dari sisi teknis, sistem operasi ini akan mendukung Vulkan 1.4 dan ANGLE secara wajib, yang penting untuk performa grafis dan kompatibilitas game. Android 17 juga memperluas dukungan grafis untuk Terminal Linux dan meningkatkan antarmuka untuk pemasangan aplikasi dari luar toko resmi (sideloading).
Pembaruan ini rencananya akan tersedia pertama kali untuk perangkat Pixel 6 ke atas, termasuk seluruh lini Pixel 9 dan Pixel 10 series. Setelah peluncuran stabil di lini Pixel, Samsung Galaxy S26 series disebut sebagai salah satu perangkat non-Google pertama yang akan menerimanya, bersama dengan Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 yang diperkirakan akan hadir musim panas ini.